Flash Info

Mengenal Al-Zahrawi, Ilmuwan Muslim di Bidang Kedokteran

0
youtube.com

Starjogja.com, Yogyakarta – Al-Zahrawi atau Albucasis lahir pada 936 masehi di dekat Kordoba, Spanyol, dan meninggal pada 1013. Ia merupakan salah satu tokoh ilmuwan muslim yang berjasa karena menjabarkan lebih dari 200 peralatan bedah.

Dalam buku ‘1001 penemuan dan Fakta Mempersona Peradaban Muslim’ terungkap bahwa Al-Zahrawi menulis 30 jilid ensiklopedia tentang pembedahan dan pengobatan. Tidak hanya itu, ia juga merintis penggunaan benang jahit bedah untuk menjahit organ dalam tubuh.

Berbagai sumber menjelaskan, Al-Zahrawi menulis Al-Tasrif, kumpulan praktik kedokteran. Al-Tasrif berisi berbagai topik mengenai kedokteran, termasuk di antaranya tentang gigi dan kelahiran anak. Al-Tasrif diterjemahkan ke bahasa Latin oleh Gerardo dari Cremona pada abad ke-12, dan selama lima abad Eropa Pertengahan, buku tersebut menjadi sumber utama dalam pengetahuan bidang kedokteran di Eropa.

Dalam kitab yang diwariskannya bagi peradaban dunia itu, Al-Zahrawi secara rinci dan lugas mengupas tentang ilmu bedah, orthopedi, opththalmologi, farmakologi, serta ilmu kedokteran secara umum. Ia juga mengupas tentang kosmetika. Al-Zahrawi juga berjasa dalam bidang kosmetika atas penemuan beberapa produk kosmetika seperti deodoran, hand lotion, pewarna rambut yang berkembang hingga kini.

Dalam menjalankan praktik kedokterannya, Al-Zahrawi memperhatikan pentingnya observasi tertutup dalam kasus-kasus individual. Hal ini dilakukan agar diagnosis akurat serta pelayanan yang terbaik. Al-Zahrawi pun selalu mengingatkan agar para dokter berpegang pada norma dan kode etik kedokteran, yakni tak menggunakan profesi dokter hanya untuk meraup keuntungan materi. (Dewi Gunarto)

Ribuan Siswa Bantul Belum Dapatkan Ijazah

Previous article

Organda Minta Dishub DIY Tindak Tegas Angkutan Ilegal

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Flash Info