Bertema Komedi Keluarga, Begini Kisah Sweet 20

STARJOGJA , MOVIE- Sukses di berbagai negara, film Miss Granny asal Korea Selatan kini diproduksi di Indonesia. Oleh Starvision, film yang diluncurkan di Korsel pada 2014 ini dikemas sesuai dengan selera lokal.

Kisah Miss Granny dikemas ulang oleh Upi Avianto sebagai penulis skenario yang juga merangkap sebagai produser kreatif. Upi mengatakan Sweet 20 adalah film pertama yang ditulis berdasarkan adaptasi dari film asing.

“Awalnya saya ragu, karena saya terbiasa menulis cerita saya sendiri. Tapi Pak Parwez [Chand Parwez Servia, produser film] meyakinkan saya untuk mencoba menonton film aslinya. Setelah menonton film itu saya terkesan sekali,” katanya dalam keterangan pers.

Upi mengatakan cerita Miss Granny sangat bagus dan komplet. Tak hanya bertema keluarga, tapi juga tentang anak muda dan cerita tentang kehidupan tiga generasi.

“Lucu, senang, sedih, menyentuh, semuanya teramu dalam satu film. Karena itulah akhirnya saya menyetujui tawaran Pak Parwez untuk menuliskan adaptasi film ini. Tinggal saya meramu dan menyesuaikan ceritanya berdasarkan budaya serta keseharian orang Indonesia,” kisah Upi.

Setelah melalui proses kreatif, Upi akhirnya menghadirkan kisah Miss Granny versi Indonesia ke hadapan penonton pada 25 Juni.

Sweet 20 ini bercerita tentang Fatmawati (Niniek L. Karim), nenek 70 tahun cerewet yang tinggal bersama putranya seorang dosen, Aditya (Lukman Sardi), menantu (Cut Mini), dan dua cucu (Kevin Julio dan Alexa Key).

Fatmawati selalu membanggakan Aditya, sampai suatu hari dia tahu akan dikirim ke panti jompo. Hal yang membuatnya sangat terpukul dan pergi dari rumah. Di perjalanan dia melihat studio foto Forever Young, dan berniat mengambil foto untuk di pemakamannya kelak.

Namun setelah berfoto Fatmawati berubah menjadi 50 tahun lebih muda, dan kembali berusia 20 tahun. Fatmawati pun memulai kehidupan yang baru dan mengganti namanya menjadi Mieke, seperti nama artis idolanya Mieke Wijaya.

Seiring dengan berjalannya waktu, Mieke mendapat kesempatan untuk meraih mimpinya menjadi penyanyi, sesuatu yang tidak bisa dilakukannya pada saat muda dulu.

Keunikan Mieke muda dengan gaya bicara dan seleranya yang masih seperti nenek 70 tahun, justru membuat tiga pria jatuh hati padanya, seorang produser musik (Morgan Oey), cucu laki-lakinya, dan Hamzah (Slamet Rahardjo) yang mencintainya sejak sama-sama muda dulu.

Hingga suatu peristiwa terjadi, yang membuat Mieke harus memilih untuk melanjutkan kehidupan barunya atau kembali menjadi Fatmawati.

Silahkan bergabung untuk diskusi