Pages Menu
TwitterRssFacebook

Posted by on Sep 22, 2013 in Peristiwa |

LOWONGAN CPNS 2013 : 35 Posisi Guru di Rejanglebong Baru Dilamar 37 Orang

Solopos.com, REJANGLEBONG — Kabupaten Rejanglebong, Provinsi Bengkulu pada musim penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2013 ini mendapat jatah 35 posisi guru baru dari Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Tetapi sepertinya, lowongan itu minim peminat.

Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Rejanglebong sejak Kamis (12/9/2013) lalu hingga Sabtu (21/9/2013), baru menerima 37 berkas lamaran. Itu pun, 2 di antaranya sejak dini telah dinyatakan salah formasi. Peminat masih bisa mengajukan berkas lamaran  hingga Rabu (25/9/2013) mendatang.

Lowongan CPNS yang tersedia di Kabupaten Rejanglebong adalah :

Guru SD PGSD 25 orang
Guru Teknik Mesin S-1 Teknik Mesin 2 orang
Guru Teknik Listrik S-1 Listrik 1 orang
Guru Tekhik Bangunan S-1 Teknik Bangunan 1 orang
Guru Agribisnis S-1 Pertanian (Agrobisnis) 2 orang
Guru Pengolahan Hasil Pertanian S1 Agro Teknologi 1 orang
Guru Peternakan S-1 Sosial Ekonomi Perikanan

S-1 Pendidikan Produksi Ternak

S-1 Pendidikan Perhotelan/Tata Boga

3 orang

Syarat pengisian formasi itu sejatinya taksulit. IPK minimal pelamar hanya 2,6 dari universitas maupun fakultas yang sudah terakreditasi. “Saat ini berkas yang diterima BKD baru ada 37 berkas, dari jumlah itu terdapat dua berkas pelamar yang salah formasi. Jumlah pelamar yang memasukan berkas lamarannya sekarang masih sedikit dan diperkirakan hingga batas akhir penerimaan berkas tanggal 25 September nanti jumlahnya akan bertambah lagi,” harap Kepala BKPP Rejanglebong, Amir Hamzah, Sabtu.

Minimnya pelamar CPNSD dari daerah tersebut kata dia, karena dari 35 formasi yang di terima daerah ini kebanyakan formasi guru dengan jenjang pendidikan S-1 PGSD untuk guru SD, kemudian untuk SMA/SMK jenjang pendidikan S-1 dengan jurusan guru produktif. Akibatnya formasi yang diterima itu kebanyakan pelamarnya berasal dari luar daerah, karena di Rejanglebong sendiri belum ada perguruan tinggi yang menyediakan jurusan yang dimaksud.

“Jumlah pelamar untuk guru produktif yang berasal dari Kabupaten Rejanglebong jumlahnya cuma sedikit, dan kebanyakan berasal dari luar daerah seperti Kota Bengkulu, Kepahiang, maupun dari daerah Provinsi Sumsel. Kendati didominasi pelamar dari luar, kita tetap akan menerimanya agar formasi yang dibutuhkan semuanya terisi,” katanya.

 

 

468 ad