Flash InfoLifestyle

Kapankah Waktu Yang Tepat Untuk Melamar Kekasih?

0
Terlalu ‘Needy’ Dalam Hubungan

Bisnis.com, JAKARTA- Banyak cara unik dan romantis yang bisa dilakukan pria untuk melamar kekasihnya. Namun, sangat penting memilih waktu yang tepat untuk menyatakan keinginan dan niat baik berumah tangga dengan sang pujaan hati.

Psikolog keluarga dari Klinik Universitas Indonesia Anna Surti Ariani mengatakan selain cara teknis dalam melakukan lamaran, perlu diperhatikan juga waktu yang tepat untuk menyampaikannya, salah satunya bisa dengan memanfaatkan momen Hari Raya keagamaan.

“Ketika keluarga berkumpul, proses perkenalan keluarga besar bisa dilakukan dalam satu waktu,” katanya.

Namun, yang harus menjadi perhatian utama adalah sesuaikan jadwal lamaran dengan budaya atau kebiasaan keluarga kekasih saat merayakan hari besar tersebut. Jika memilih lamaran pada perayaan Lebaran, misalnya, sebaiknya tidak pada hari pertama karena fokus utama pada hari itu tentu lebih banyak kepada keluarga besar dan kerabat.

Selain itu, pilihlah hari yang pas ketika keluarga besar masih berkumpul. Dengan demikian, bisa sekaligus menjadi ajang untuk saling mengenal lebih dekat.

Perhatikan juga beberapa kendala, misalnya, rumah kekasih yang berada di luar kota, sehingga tidak memungkinkan untuk mengajak seluruh anggota keluarga besar. Itu artinya, prosesi lamaran bisa dilakukan sendiri dahulu sebagai tahap awal menunjukan keseriusan kepada pasangan dan keluarganya.

Tak boleh dilupakan juga, persiapkan mental sebelum melamar kekasih yang akan menjadi pendamping hidup berumah tangga. Ada baiknya Anda meyakinkan diri sendiri bahwa sang kekasih memang perempuan yang paling tepat untuk menjadi pasangan seumur hidup.

Dengan demikian, Anda juga bisa lebih percaya diri meyakinkan keluarga besar sang kekasih tentang keinginan untuk berumah tangga. Namun, perlu diperhatikan bahwa melakukan prosesi lamaran di hadapan keluarga besar harus sudah dipastikan lamaran tersebut akan diterima dengan baik, sehingga kegiatan itu hanya formalitasnya saja.

Sebelum menghadap keluarga sang kekasih, tidak ada salahnya Anda mengenalinya terlebih dahulu, bisa saja dengan bertemu dan berinteraksi langsung. Selain itu, proses perkenalan juga bisa melalui interaksi tak langsung, misalnya, dengan bertanya kepada orang lain yang juga mengenal keluarga tersebut, atau dengan memanfaatkan media sosial.

Dari sana, pola kehidupan dan cara berkomunikasi serta kebudayaan yang kerap dilakukan keluarga bisa menjadi referensi untuk melangkah menuju perkenalan yang lebih intens.

Terakhir, awali prosesi lamaran dengan sungkem atau hanya mengobrol santai dan ringan dengan pihak keluarga kekasih sebelum masuk pada topik utama.

Di sisi lain, ada pula persiapan diri sendiri sebelum melamar kekasih, terutama menyangkut kemampuan mengelola waktu dan emosi. Apakah Anda sudah mampu mengelola waktu dengan baik, termasuk waktu ke pasangan? Apakah Anda sudah stabil emosinya? Dan, banyak pertanyaan lainnya.

Bila jawabannya lebih banyak belum, mungkin Anda belum siap menikah, sehingga prosesi lamaran bisa ditangguhkan dulu.

Di luar itu, ada persiapan material, seperti membawa cincin lamaran atau ada pula tradisi yang mengharuskan untuk membawa seserahan pada saat lamaran. Bila Anda membawa keluarga besar pada saat lamaran, tentunya dana yang diperlukan bisa lebih besar. Hal ini harus dipersiapkan dengan matang dan dari jauh hari sebelumnya.

Ini Maskot Baru Windows 10

Previous article

Begini Pesona Ratusan Tukik Berjalan Ke Lautan

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Flash Info