JogjaKUSejarah

Candi Banyunibo Keindahannya Tersembunyi di Hijaunya Tanaman

0

Star Jogja – Sleman.Wilayah Prambanan boleh dikata sebagai satu wilayah yang kaya akan peninggalan Candi ,baik Hindu ataupun Budha .Salah satunya adalah Candi Banyunibo yang terletak di Komplek Ratu Boko.

Candi ini dibangun pada abad ke – 9, Candi Banyunibo terdiri dari satu candi induk dan enam candi perwara.  Dilihat dari bentuk atap candi baik induk maupun perwara menunjukkan bahwa candi ini adalah candi bercorak Buddha.Arti dari Banyunibo sendiri adalah air yang menetes. Candi ini berada di area persawahan dan rumpun pisang, serta terletak jauh dari candi – candi Buddha lain.

Pada Candi Banyunibo terdapat unsur Hindu yaitu adanya arca nandi yang terdapat di sepanjang jalan menuju pos penjagaan. Candi ini merupakan rangkaian dari komplek Ratu Boko. Atap candi induk memiliki ukuran tinggi 2,75 m dengan stupa dengan tinggi 3,5 m.

Pada dinding penampil tampak relief di sebelah kanan dan kiri dinding candi. Di sebelah kanan candi menggambarkan relief seorang wanita yang dikerumuni anak – anak, sedangkan sebelah kiri terdapat relief seorang pria dalam posisi duduk. Kedua pahatan relief dinding tersebut menggambarkan Hariti, dewi kesuburan dan suaminya, Vaisaravana dalam ajaran agama Buddha. Pada dinding bagian luar candi terdapat sebuah arca Boddhisatva. Pada dinding bilik candi bagian utara, timur dan selatan terdapat relung yang menonjol keluar serta berbigkai kalamakara yang digunakan untuk menaruh arca.

Penelitian tentang Candi Banyunibo dilakukan sejak tahun 1940, rekonstruksi candi ini dilakukan pada tahun 1943. Pemugaran pertama Candi Banyunibo menghasilkan bagian alas, kaki candi, tubuh candi serta pagar yang terletak di sisi utara Candi Banyunibo.(den)

Wah, Banyak Orang Dewasa Mengidap Penyakit Mulut

Previous article

CAPD pilihan bagi penderita gagal ginjal

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in JogjaKU