News

Iklan Rokok di Stasiun Tugu Ditutupi Kain Batik

0
arus balik

STARJOGJA.COM, Jakarta – PT KAI Daerah Operasi 6 Yogyakarta menyulap bekas papan iklan rokok di Stasiun Tugu ditutupi kain batik. Pemakaian kain batik ini untuk mendukung upaya pelestarian batik sebagai warisan budaya.

“Kain batik dipilih karena batik merupakan warisan budaya adiluhung yang harus dilestarikan. PT KAI ingin ikut ambil bagian dalam pelestarian itu,” kata Manajer Humas PT KAI Daerah Operasi 6 Yogyakarta Eko Budiyanto kepada Antara , Kamis (25/10/2018).

Sebelum iklan rokok di Stasiun Tugu ditutupi kain batik, muncul protes dari Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) ke PT KAI terkait keluhan maraknya iklan rokok di sejumlah stasiun termasuk Stasiun Tugu Yogyakarta. Iklan rokok tersebut terdapat di sejumlah tiang yang berderet di area tunggu penumpang.

Baca Juga : KAI Minta Masyarakat Tidak Beraktifitas di Jalur KA

PT KAI kemudian memberikan tanggapan terhadap protes tersebut dengan memberikan instruksi untuk mencopot iklan rokok yang masih ada di beberapa stasiun termasuk di Stasiun Tugu Yogyakarta.

Semula, PT KAI Daerah Operasi 6 Yogyakarta hanya menutup iklan rokok tersebut dengan kain putih namun kemudian segera menggantinya menggunakan kain batik.

“Sudah ada beberapa usulan dari warga, misalnya kain batik yang ditampilkan harus disesuaikan dengan asalnya. Misalnya di Stasiun Tugu dipasang baik dengan corak khas Yogyakarta, begitu pula di Solo dengan corak khas Solo lengkap dengan keterangannya,” kata Eko.

Menurut dia, PT KAI Daerah Operasi 6 Yogyakarta akan terus melakukan penyempurnaan terhadap pemasangan kain batik di stasiun. Tujuan pemasangan batik juga untuk mengenalkan budaya traidisi agar batik lebih dikenal.

“Karena penumpang kereta juga berasal dari berbagai daerah di luar Yogyakarta bahkan dari luar negeri,” katanya.

Bayu

Manusia dan Hewan Indahnya Alam Saling Menyayangi

Previous article

Gamol Jadi Desa Wisata Budaya

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in News