Pakai Beton Berbentuk Silinder Bisa Panen Lele Cendol

0
lele cendol

STARJOGJA.COM, Jogja- Warga bantaran Sungai Winongo Kota Yogyakarta yang tergabung dalam Kelompok Minarejo mulai menikmati hasil budi daya lele cendol. Panen ini dilakukan sejak beberapa bulan terakhir dengan panen sekitar 500 kilogram lele.

“Kami menyemai benih lele sekitar 5.800 ekor dan dengan tingkat kematian sekitar 10 persen, dihasilkan panen sebanyak 5.200 ekor lele atau sekitar 500 kilogram,” kata Penggagas Budi Daya Lele Cendol Oleg Yohan kepada Antara Senin (29/10/2018).

Proses budi daya lele cendol sama seperti budi daya lele pada umumnya. Hanya saja, budidaya lele ini tidak dilakukan di lahan yang luas tetapi menggunakan buis beton atau beton berbentuk silinder yang biasanya digunakan untuk membangun gorong-gorong.

Baca Juga : NU DIY Ajak Budidayakan Ikan

Istilah cendol diberikan karena pada saat disemai di dalam buis beton, benih lele yang berkumpul dalam jumlah cukup banyak terlihat menyerupai cendol. Menurutnya, lele dipilih karena kebutuhan lele di Yogyakarta masih dipenuhi oleh petani dari Jawa Tengah dan Jawa Timur.

“Kebutuhan lele di Yogyakarta cukup banyak, misalnya untuk kuliner. Namun, sebagian besar justru didatangkan dari Jawa Tengah dan Jawa Timur. Kesempatan ini yang ingin kami manfaatkan,” katanya.

Meskipun demikian, Oleg berharap ada regulasi dari pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas harga lele di pasar sehingga tidak merugikan petani.

“Kami berharap, berbagai industri kuliner di Yogyakarta bisa menyerap hasil panen lele dari warga di bantaran Sungai Winongo ini,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bagian Pengendalian dan Pembangunan Kota Yogyakarta Wasesa mengatakan, panen perdana budi daya lele cendol tersebut dapat diikuti panen-panen berikutnya dengan hasil yang lebih banyak.

“Program untuk warga bantaran sungai tidak harus selalu diwujudkan dengan membangun talut atau pekerjaan fisik lain, tetapi bisa juga dengan pemberdayaan masyarakat seperti budi daya lele ini,” kata Wasesa.

Ia berharap keberadaan budidaya lele cendol tersebut dapat mendukung percepatan realisasi target Winongo Wisata 2030.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here