ATC DIY Bangun Sumur Di Gunung Kidul

0
Gunung Kidul
Proses Pembuatan Sumur Bor oleh ATC DIY di Gunung Kidul

STARJOGJA.COM, Gunung Kidul – Beberapa wilayah di Gunung Kidul saat ini
telah memasuki musim penghujan, namun bukan berarti masalah sulitnya
mendapatkan air bersih di wilayah tersebut lantas teratasi.

Seperti di Dusun Dringo, Desa Girijati, Kecamatan Purworsari-GunungKidul,
walaupun hujan telah mengguyur beberapa kali dalam sebulan terakhir,
sumur-sumur disekitaran rumah warga masih belum terisi oleh air, sehingga
warga setempat masih harus berburu air bersih untuk keperluan sehari-hari.

“Satu-satunya sumur yang masih memiliki sumber mata air adalah sumur
Sendang Kalijambu yang jaraknya cukup jauh, biasanya masyarakat sini
harus jalan kebawah dulu untuk ambil air, atau membeli air bersih dari truk
tangki” ujar Yuniswanto selaku ketua RT 05 Dusun Dringo.

Baca juga: Ratusan Ribu Jiwa di Gunung Kidul Terdampak Kekeringan

Kondisi yang menghawatirkan inilah yang membuat Global Wakaf-ACT DIY
berupaya memutus permasalahan mendasar di Gunungkidul. Program
pembangunan sumur wakaf menjadi fokus utama untuk menyelesaikan
masalah kekeringan di Kabupaten Gunungkidul dan sekitarnya.

Penanggung jawab program Sumur Wakaf Kharis Pradana menyampaikan
“Saat ini sudah ada 16 titik sumur wakaf di sekitaran DIY, 13 diantaranya
telah dibangun di Kabupaten Gunung Kidul, untuk sumur wakaf yang ke-16 di
Dusun Dringo saat ini masih proses pengeboran” ujarnya kepada
Starjogja.com, Senin (3/12/2018).

Wahyu yang mengetuai tim pengeboran juga menyampaikan “Sumur Wakaf
yang berada di Dusun Dringo ini mulai di bor pertama kali sejak jum’at
(30/11), dan hari ini kedalamannya sudah mencapai 50 meter, rata-rata
pengeboran di wilayah Gunung Kidul memang cukup lama karena tekstur
tanah yang didominasi bebatuan, jadi tanahnya sulit ditembus mata bor”
paparnya.

“Walau sudah masuk musim penghujan, keberadaan Sumur Wakaf sebagai
sumber air bersih untuk warga sangat penting karena kita ketahui,
Gunung Kidul merupakan wilayah yang setiap tahun mengalami kekeringan
ketika musim kemarau. Harapannya ketika memasuki musim kemarau tahun
depan, warga sudah tidak mengalami kekurangan air bersih lagi” tutup
Kharis.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here