Mengurangi Nafsu Makan Nyamuk untuk Apa?

0
13
Kasus Demam Berdarah

STARJOGJA.COM, Health – Mengurangi nafsu makan nyamuk menjadi perhatian para ilmuwan di Amerika Serikat. Penelitian yang dilakukan para ilmuwan ini menemukan cara mengurangi nafsu makan nyamuk haus darah, dengan memberi mereka obat diet manusia.

Menurut mereka ini membuat nyamuk itu merasa kenyang dan kembung, serta menunda menggigit. Bahkan teknik ini dapat digunakan untuk mencegah penyakit seperti Zika, demam kuning dan malaria.

Dikutip dari BBC penelitian mereka masih dalam tahap awal. Para peneliti dari Universitas Rockefeller di New York City, melakukan percobaan pada nyamuk Aedes Aegypti.

Baca Juga : Ini Sebab Nyamuk Suka di Pakaian Kotor

Nyamuk betina dari spesies ini sangat tertarik pada manusia, karena darah mereka mengandung protein yang mereka butuhkan untuk menghasilkan telur.

Setelah diberi makan, ketertarikan pada manusia itu hilang dan nafsu makan mereka akan hilang selama beberapa hari.

Ketika para peneliti memberikan nyamuk larutan garam yang mengandung obat diet, hasilnya nafsu makan nyamuk menurun drastis, seperti halnya pada manusia.

Untuk mengukur ini, mereka menggantung sedikit stocking nilon penuh dengan bau badan milik penulis studi Laura Duvall, seorang postdoctoral fellow di Rockefeller University, di depan mereka.

Mereka kemudian menguji semua reseptor neuropeptida nyamuk dengan obat-obatan dan menemukan mana yang mengendalikan dan mematikan nafsu makan nyamuk.

Pengetahuan ini sekarang dapat membantu mereka mencari tahu untuk mengendalikan perilaku makan.

Para peneliti juga mengidentifikasi senyawa berbeda, daripada obat diet manusia yang dapat menghidupkan dan mematikan nafsu makan serangga.

Tim peneliti menyatakan temuannya memiliki implikasi besar untuk penelitian di masa depan. Penulis senior Leslie Vosshall, kepala laboratorium neurogenetika Rockefeller Universitas mengatakan pihaknya mulai kehabisan ide untuk menangani serangga yang menyebarkan penyakit.

“Insektisida gagal karena resistensi, kami belum menemukan cara untuk membuat penolak yang lebih baik, dan kami belum memiliki vaksin yang bekerja cukup baik terhadap sebagian besar penyakit yang ditularkan oleh nyamuk untuk menjadi berguna,” katanya.

Duvall mengatakan pihaknya fokus pada selera nyamuk namun itu bukan upaya terbaik dalam membasmi serangga karena efek obat tidak permanen.

“Kami beberapa langkah lagi dari menggunakan ini di lapangan, dan kami akan selalu membutuhkan strategi pelengkap lainnya di samping ini,” katanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here