PMI Kota Yogyakarta : Permintaan Trombosit Naik

0
11
PMI Kota Yogyakarta
PMI DIY mengelar musyawarah Kerja di Sahid Rich Hotel (Foto : Kanzun Dinan)

STARJOGJA.COM, Yogyakarta – PMI Kota Yogyakarta mendapatkan permintaan trombosit yang meningkat di awal tahun 2019. Kepala Unit Transfusi Darah PMI Cabang Kota Yogyakarta Diah Nurpatmi mengatakan persediaan trombosit dari donasi donor darah setiap bulannya mencapai 25%.

“Ada kenaikan trombosit sejak Januari dan sedang berjalan Februari naik 10-20% persen permintaan trombosit tapi belum tahu apakah untuk digunakan untuk DBD karena itu kembali ke rumah sakit,” katanya kepada Starjogja 101,3 FM Kamis (14/2/2019).

Dia menyebut proses pengolahan dari darah utuh menjadi trombosit melalui beberapa mekanisme. Sehingga dari seluruh donor darah yang masuk ke PMI hanya 25% trombosit didapatkan.

Baca Juga : PMI : Golongan Darah AB Paling Langka

“Nanti kita olah lagi menjadi komponen sel darah merah, trombosit atau plasma. Jadi trombosit itu didapatkan dari diolah dari komponen lainnya, melalui proses produksi,” katanya.

Diah menjelaskan saat ini semua kebutuhan darah dan permintaan tranfusi darah harus melalui rumah sakit atau klinik rawat inapnya. Permintaan itu juga harus ada tanda tangan dokter penanggung jawabnya.

“Pilihannya ada dua, diambil dari rumah sakit dan diambil dari keluarga. Kita samakan dulu sampel darah kalo kompatible untuk kemudian diberikan,” katanya.

Diah mengatakan saat ini PMI Kota Yogya mengaku senang dengan antusiasme masyarakat dalam mendonorkan darahnya ke PMI. Bahkan saat ini banyak pendonor baru yang masuk dalam data PMI Kota Yogya.

“Banyak pendonor baru kebanyakan pelajar jadi pendonor barunya banyak dan rumayan banyak pendonor berulang sangat antusisas saya akui sangat baik. Hanya dengan sedikit undangan sudah banyak yang donor datang,” katanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here