Video Mapping Meriahkan Grand Opening SCH

0

STARJOGJA.COM. SLEMAN. Sleman City Hall (SCH) resmi meluncurkan Road to Grand Opening .Rangkaian acara ituyang digelar di Ballroom SCH, Jumat (22/2/2019). Grand Opening sendiri rencananya akan dilakukan pada 21 Juni mendatang. Selama rangkaian acara menuju Grand Opening, SCH menggelar sejumlah event dengan mengusung tema Sleman, dari Mata Turun ke Hati.

Direktur Utama PT. Garuda Mitra Sejati, Soekeno, mengatakan Kabupaten Sleman bisa dibilang paviliunnya Jogja. Itulah sebabnya, sudah seharusnya jika ikon-ikon unik di DIY, tersentral di Sleman.

” SCH ini jadi rumah untuk rakyat Sleman. Kami bangga menjadi bagian dari majunya Sleman. SCH bisa jadi wadah bagi aneka produk ungulan Sleman,” jelasnya.

Grand Opening nantinya bakal dipandu oleh perancang busana terkenal di Indonesia, Anne Avantie. Anne Avantie menceritakan alasannya bersedia bekerja sama dengan SCH lantaran ide pendirian mal di Kabupaten Sleman tersebut menarik perhatiannya, khususnya yang berkaitan dengan spirit mengembangkan iklim kewirausahaan di Sleman. Sebagai perwujudanya, dalam rangkaian grand opening nanti akan ada seminar kewirausahaan.

Nantinya, Anne Avantie Production House, bakal mengemas sebuah rangkaian acara spektakuler dalam event-event kreatif di SCH. Dia berharap hal ini bisa jadi salah satu daya tarik wisatawan.

” kami akan tampilkan video mapping sebagai pertunjukkan berbudaya dengan motif batik Sleman. Diharapkan acara ini akan mampu menarik ribuan masyarakat yang akan tergerak memviralkan event unik ini,” jelas Anne.

Dalam Grand Opening SCH nantinya, sejumlah artis akan hadir. Putri Indonesia terpilih bisa dipastikan akan datang meramaikan. Begitu pula sejumlah model profesional. Kehadiran mereka diharapkan akan semakin memviralkan Sleman agar terpromosikan di level nasional ataupun internasional.

Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun, sepakat jika Soekeno mengatakan Sleman adalah paviliunnya Jogja. Keberadaan SCH, diharapkan Sri bisa bikin Sleman kian dikenal luas oleh masyarakat.

“Masyarakat sekarang lebih mengenal Sleman dengan baik, contohnya orang dari Semarang, jika masuk ke wilayah DIY mereka langsung melihat SCH,” ucap dia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here