Boeing Jenis 737 MAX Banyak Ditinggalkan Maskapai

0
8
Boeing jenis 737 MAX

STARJOGJA.COM, Dunia – Pesawat Boeing jenis 737 MAX mulai ditinggalkan beberapa maskapai di beberapa negara. Inggris, Jerman, India, Prancis serta Australia jadi negara yang menghentikan operasi pesawat Boeing jenis 737 MAX dalam beberapa hari terakhir.

Terbaru, seperti dikutip dari Reuters, Maskapai Fiji Airways dan Otoritas Penerbangan Sipil Fiji pada Rabu menghentikan sementara penerbangan dua pesawat Boeing jenis 737 MAX. Penghentian ini dilakukan setelah pesawat jenis serupa jatuh di Indonesia dan di Ethiopia.

Fiji Airways akan menggunakan pesawat Boeing jenis 737 dan Airbus SE A330 miliknya untuk menggantikan pesawat Boeing 737 MAX.

Baca Juga : Ratusan Orang Meninggal dalam 4 Kecelakaan Maut Ini

Maskapai dan pihak berwenang meyakini kelayakan pesawat jenis tersebut, namun akan menangguhkan penerbangan guna menghargai kekhawatiran masyarakat dan pengaturan yang diterapkan di seluruh dunia.

Sementara itu, Kanada tidak berniat melarang penerbangan pesawat Boeing jenis 737 MAX 8 namun pihaknya siap “segera bertindak” untuk menangguhkan penerbangan jika informasi baru menunjukkan ada gangguan, kata Menteri Transportasi Marc Garneau, Selasa (12/3).

Sikap Kanada itu muncul pada saat banyak negara menghentikan sementara operasi pesawat Boeing pascakecelakaan di Ethiopia yang menewaskan 157 orang, hanya lima bulan setelah pesawat jenis yang sama jatuh di perairan Jawa, Indonesia.

Garneau menuturkan Kanada tidak menerima informasi baru apa pun mengenai kecelakaan Ethiopia yang akan membuatnya memberlakukan larangan penerbangan Boeing 737 MAX 8. Namun, pihaknya sedang mempertimbangkan semua pilihan.

“Jika kami menerima informasi atau penjelasan yang mengindikasikan adanya gangguan.. tentunya kami akan segera bertindak,” kata Garneau seperti dikutip dari Antara.

“Saya telah meminta tim untuk mengevaluasi semua opsi yang tersedia, termasuk kemungkinan pelarangan sementara sejumlah pesawat – jenis MAX 8 – jadi kami siap melakukannya, jika kami memutuskan untuk melakukannya.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here