Minum Jus Buah Juga Berisiko Kanker

0
7
Minum Jus Buah Juga Berisiko Kanker

STARJOGJA.COM, HEALTH – Minum soda tidak hanya bisa membuat kita gemuk, tapi juga dikaitkan dengan risiko kanker. Namun, studi terbaru menunjukkan mengkonsumsi jus buah pun dapat memicu risiko kanker.

Studi dari British Medical Journal mengemukakan peningkatan konsumsi harian soda sekitar 3,4 ons atau kira-kira sepertiga dari kaleng soda dapat memicu risiko kanker 18 persen lebih besar. Kemungkinan tumor payudara dapat meningkat lebih tinggi lagi, yakni sebesar 22 persen.

Namun, penelitian dari NutriNet-Sante baru-baru ini mengungkapkan hal yang mengejutkan. Temuan tersebut menegaskan bahwa ketika orang-orang minum jus buah dalam jumlah yang sama, mereka juga cenderung terkena kanker.

Penelitian yang dilakukan di Prancis ini sebenarnya merupakan bagian dari upaya yang lebih luas untuk menyelidiki hubungan antara nutrisi dan kesehatan. Dalam temuan pertamanya, peneliti yang terlibat menemukan hubungan antara minuman manis dan kanker.

Temuan itu mungkin juga terkait dengan konsumsi jus buah yang sering dianggap dan dipromosikan sebagai minuman sehat.

“Semua minuman –baik dengan gula atau tanpa gula – aman dikonsumsi sebagai bagian dari diet seimbang,” kata American Beverage Institute dalam sebuah pernyataan yang dikutip Bloomberg, Kamis (11/07/2019).

BACA JUGA : 5 Fakta Mengejutkan Minuman Soda

American Beverage Institute menegaskan produsen minuman berupaya menyediakan lebih banyak pilihan dengan mengurangi gula atau tanpa gula. Bahkan dengan mengeluarkan ukuran paket yang lebih kecil dan informasi kalori yang jelas.

Para peneliti meneliti sebanyak 97 minuman dan 12 minuman dengan pemanis buatan. Semuanya termasuk ke dalam minuman yang berkarbonasi, minuman olahraga, sirup, dan jus buah murni.

Namun, korelasi yang mereka temukan tidak berarti minuman itu saja yang menyebabkan kanker. Studi ini tidak berusaha untuk memahami alasan hubungan tersebut lebih lanjut.

BACA JUGA : Kopi, Soda, Teh, dan Minuman Berenergi Sebabkan Gigi Kuning

Para peneliti masih berspekulasi bahwa efek gula pada lemak visceral, kadar gula darah dan peradangan mungkin memainkan peran dalam hubungannya dengan konsumsi minuman jus buah ataupun soda.

Peneliti juga menemukan zat aditif yang ditemukan dalam soda dan pestisida dalam buah juga bisa berdampak.

Studi ini tidak menemukan peningkatan risiko kanker dari minuman bebas gula. Sayangnya, konsumen yang ditelitil tidak banyak sehingga hasilnya mungkin tidak signifikan. “Air, teh dan kopi tanpa pemanis juga tidak menunjukkan risiko tinggi,” ungkap peneliti dalam jurnal tersebut.

Penelitian ini merupakan bagian dari NutriNet-Sante Perancis, sebuah studi berbasis web yang diikuti sekitar 100.000 sukarelawan sejak 2009.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here