Review IT: Chapter 2, Ending Yang Memuaskan

0
IT: Chapter 2
IT: Chapter 2 (Warner Bross Pic)

STARJOGJA.COM, Film – Setelah sukses dengan film pertama IT (2017), Warner Bros kemudian melanjutkan kisah Pennywise dan para anak-anak the Losers Club dalam film IT: Chapter 2. Andy Muschietti kembali duduk di kursi sutradara dan Bill Skaarsgard juga kembali berperan sebagai sang badut mengerikan, Pennywise.

Meskipun cast anak-anak dari film sebelumnya kembali muncul, Namun yang lebih menarik, kali ini sosok The Loser Club versi dewasa mengambil porsi lebih besar. Dengan alur maju-mundur Anda akan diajak untuk melihat bagaimana the Loser Club menghadapi rasa takut dari kenangan kelam masa kecil yang selama ini mereka simpan.

27 tahun berlalu sejak para The Loser Club mengikrarkan janji untuk bersedia berkumpul jika sosok Pennywise bangkit kembali meneror kota Derry. Dan, seperti yang sudah diperkirakan, siklus 27 tahun membuat sosok Pennywise kembali hadir dan menyebar teror di kota ini.

Baca Juga : Film Horor Terbaru It: Chapter 2 Dirilis di Indonesia

Ajang reuni, berkumpulnya The Loser Club secara perlahan membuat mereka mulai mengingat kembali berbagai kenangan yang sempat terlupakan. Tak berkomunikasi selama puluhan tahun, nyatanya tak meluruhkan keakraban dan ikatan persahabatan yang mereka miliki. Tak hanya persahabatan, hubungan antara Bill, Beverly dan Ben juga memasuki babak baru.

Kali ini The Loser Club harus menghadapi Pennywise dengan melakukan The Ritual of Chüd menggunakan artefak yang Mike dapatkan setelah bertahun-tahun mencari cara untuk memusnahkan Pennywise. Setiap anggota juga harus membawa benda yang mengingatkan kembali mereka dengan masa lalu di kota Derry.

Diadaptasi dari novel berjumlah 1.138 halaman, film ini dibagi menjadi dua bagian. Film perdana yang rilis dua tahun lalu (2017) memiliki durasi 2 jam 15 menit. Kini, It Chapter Two hadir lebih lama dengan 2 jam 49 menit. Meski sama-sama mengusung narasi yang dibangun panjang, It (2017) enggak melelahkan untuk diikuti.

Sayangnya, It Chapter Two membangun plot yang terlalu panjang. Sosok Bill memang menjadi lead karena semua berawal dari hilangnya sang adik Georgie. Namun, It Chapter Two mampu menghadirkan kisah masing-masing anggota the Loser Club secara adil, hingga penonton seolah memiliki keterikatan dengan semua anggota.

Lalu bagaimana dengan unsur horornya? Walaupun banyak makhluk yang dihadirkan tapi masih kurang membuat seram dibandingkan versi pertama. Scene jump scare yang disajikan pun cukup bisa membuat kita berfikir polanya akan mengejutkan dibagian mana munculnya.

Meski memiliki kelemahan dan terlalu panjang dari sisi durasi, It Chapter Two tetap menjadi tontonan yang sarat hiburan. Teror mengerikan Pennywise masih memberikan nuansa horor yang ikonis.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here