Flash InfoHealth

Mengapa Penderita Kanker Jadi Kurus?

0
kanker serviks

STARJOGJA.COM, HEALTH – Malanutrisi atau ketidakseimbangan nutrisi kerap menjadi masalah yang penderita kanker alami, sehingga bisa terlihat dari tubuh mereka yang sangat kurus.

Medical Department Kalbe Farma dr Dedyanto Henky Saputra, M.Gizi mengatakan sel kanker menyebabkan peradangan, sementara metabolisme tubuh tinggi dan berdampak pada kebutuhan energi yang tinggi.

Di sisi lain, sitokin tubuh menekan nafsu makan pasien sehingga menyulitkan tubuh mendapatkan asupan yang dibutuhkan. Penderita Kanker Jadi Kurus.

“Akibatnya tubuh memecah protein dan lemak dari sumber energi cadangan. Pasien akan sangat kurus karena otot hilang dan lemak habis,” ujar dia dikutip dari bisnis.com.

BACA JUGA : Ingin Kurus? Matikan Lampu Saat Tidur

Pada penderita kanker penurunan berat badan bahkan bisa tidak disadari lima persen atau lebih dalam enam bulan.

“Terutama disertai penurunan massa otot,” kata Dedy.

Di sisi lain, ada faktor terapi yang memiliki efek samping berupa mual, ditambah faktor psikis seperti depresi.

Pasien kanker perlu terpenuhi asupan nutisinya, antara lain untuk mencegah dan memperbaiki defisiensi zat gizi, membantu pasien mentoleransi terapi, meminimalkan efek samping dan komplikasi terkait nutrisi.

Selain itu, nutrisi berperan untuk membantu mempertahankan berat badan dan kondisi fit, mencegah kerusakan jaringan dan membantu pembentukan jaringan serta melawan infeksi.

Lalu, berapa kebutuhan nutrisi pasien kanker? Mereka membutuhkan kalori 30-35 kkal/kg/BB/hari, protein1,2-2 gram/kg/BB/hari bahkan sampai 2,5 gram/kg/BB/hari.

Pasien juga membutuhkan asupan lemak 30-50 persen dari total kebutuhan harian, ditambah asam lemak omega-3.

Depresi Picu Tingkat Risiko Bunuh Diri

Previous article

Ini Fitur untuk Cegah Peretasan dan Penipuan Instagram

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Flash Info