Malam Jumat Kliwon Hujan Turun di Yogyakarta

0
Malam Jumat Kliwon hujan turun
Hujan mengguyur kawasan kantor Starjogja.com (foto : Efi Baity)

STARJOGJA.COM, Info – Yogyakarta sebelumnya sudah diguyur hujan, namun hanya sebgian wilayah saja. Namun, Kamis (31/10/2019) tengah malam hujan mengguyur sebagian besar Daerah Istimewa Yogyakarta. Dalam penanggalan Jawa, hari Kamis jatuh pada hari pasaran Wage, sedangkan Jumat hari pasaran Kliwon. Jadi, Kamis malam biasa disebut sebagai malam Jumat Kliwon. Malam Jumat Kliwon hujan turun di Yogyakarta.

Pradipta warga Godean mengatakan hujan itu turun sekitar pukul 00.00 WIB. Hujan yang turun di daerahnya disertai angin.

“Ya ga begitu kencang tapi rumayan, bikin adem. Tapi cuma sebentar, dini harinya hujan lagi,” katanya kepada Starjogja.com Jumat (1/11/2019).

Baca Juga : BMKG : 10 Hari ke Depan DIY Mulai Diguyur Hujan

Hal yang sama juga diungkapkan Iin warga Giripeni, Wates, Kulonprogo saat Malam Jumat Kliwon hujan turun di Yogyakarta. Menurutnya hujan tersebut turun dua kali ketika pukul 00.00 WIB dan menjelang shubuh.

“Tadi pagi hujan deres banget. Ya pertamanya cuma sebentar itu bikin gerah. Tapi hujan lagi dan bikin adem hawanya,” katanya.

Sementara Dayat warga Wates lainnya mengaku hal yang sama. Saat sedang di perjalanan hujan turun dengan deras, sehingga harus terpaksa menepi sebelum melanjutkan perjalanan.

“Sampai gamping jam setengah satuan itu hujan kenceng banget. Ya nunggu dulu,” katanya.

Stasiun Klimatologi Yogyakarta memperkirakan, pada 10 hari ke depan, DIY mulai diguyur hujan. Wilayah Sleman bagian utara dan Kulonprogo bagian utara menjadi wilayah pertama di DIY yang akan diguyur hujan.

Kepala Unit Analisa dan Prakiraan Cuaca Stasiun Klimatologi Mlati Yogyakarta, Sigit Hadi Prakosa mengatakan, saat ini, secara umum di wilayah DIY masih dalam kondisi cuaca berawan.

“Kalau dari kami, secara umum di DIY masih berawan, belum hujan,” ungkapnya pada Harianjogja.com, Minggu (20/10/2019).

Ia menjelaskan, wilayah DIY akan mulai diguyur hujan di dasarian terakhir bulan ini atau 10 hari ke depan.

“Perkiraan kami ini kan paling cepat Sleman bagian utara. Masuk dasarian ketiga atau 10 hari ke depan, baru ada hujan, walau belum deras dan masih hujan ringan,” terang Sigit.

Selain wilayah Sleman bagian utara, Kecamatan Turi, Tempel, Pakem, dan Cangkringan, wilayah Kulonprogo bagian utara atau Perbukitan Menoreh akan mulai diguyur hujan di 10 hari ke depan. Sedangkan, wilayah paling terakhir yang akan diguyur hujan yaitu wilayah Gunungkidul yang diperkirakan akan masuk di pertengahan November.

Ia menjelaskan, secara umum di wilayah DIY, mulainya musim hujan sesuai seperti yang diperkirakan di awal. Kondisi mulainya musim hujan di DIY terbilang mundur.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here