Skenario Pengelolaan Sampah di TPST Piyungan

0
TPST Piyungan ditutup

STARJOGJA.COM, Info – Pemerintah DIY telah menyiapkan skenario dalam pengelolaan Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Piyungan, Bantul. Pemda DIY berencana melakukan pengelolaan sampah di TPST Piyungan dengan skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).

Melalui skema tersebut, tempat pembuangan sampah yang terkesan kotor akan ditata ulang. Kepala Balai Pengelolaan Sampah TPST Piyungan Dinas Lingkungan hidup dan Kehutanan DIY, Fauzan Umar, mengatakan sejauh ini belum mengetahui teknologi apa yang akan diterapkan untuk pengelolaan sampah di TPST Piyungan.

Namun demikian konsep ke depan, melalui skema KPBU, akan tetap dilakukan.

Baca Juga : Humanity Food Truck Sapa Pemulung di TPST Piyungan

“TPST Piyungan akan menjadi tempat yang bagus, dan bisa digunakan untuk kepentingan masyarakat. Untuk apa saja, sehingga area TPST Piyungan yang awalnya terkesan kumuh dan jorok akan diubah menjadi taman edukasi. Bahkan bisa juga sebagai destinasi wisata dan tempat aktivitas masyarakat,” ungkapnya pada Senin (11/11/2019).

Ketika konsep KPBU diterapkan, menurut Fauzan, maka pemerintah membutuhkan lahan tambahan seluas lima hektare. Lahan tersebut akan digunakan untuk penempatan teknologi dan residu.

Lanjut Fauzan skema KPBU saat ini masih dalam tahap pengadaan konsultan perencanaan. Ia menargetkan, lelang konsultan pada tahun 2020 mendatang sudah bisa kontrak. Kemudian tahun 2021 dilanjutkan tahap lelang konstruksi.

Seperti diketahui TPST Piyungan sempat ditutup warga karena pengelolaannya. Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Piyungan, Bantul ditutup warga sekitar lokasi sejak Minggu (24/3) lalu. Yoeke Indra Agung Laksana Ketua DPRD DIY waktu itu mengatakan ia mendapat informasi itu dan langsung mendatangi lokasi.

“Kami datangi tempat warga yang menutup akses itu dan melihat langsung setelah itu saya mampir ke kantor TPST dari warga dan mendatangi lokasi kita melakukan audiensi,” katanya kepada Starjogja 101,3 FM Selasa (26/3/2019).

Yoeke menjelaskan warga sekitar resah karena dermaga pembuangan sampah sangat dekat dengan jalan umum. Sehingga saat truk membuang sampah ke TPST banyak sampah berceceran ke jalan umum.

Sumber : Harianjogja

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here