Rusunawa Pondok Pesantren di Bantul Telan 8 M

0
rusunawa Pondok Pesantren
ilustrasi rusunawa

STARJOGJA.COM, Info – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat meresmikan rusunawa Pondok Pesantren Mu’allimin Muhammadiyah di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Rusunawa Pondok Pesantren¬† itu dibangun sebanyak satu blok kembar dan menelan biaya senilai Rp8,52 miliar.

“Pemerintah melalui Kementerian PUPR siap mendukung dan berkontribusi dalam menyiapkan kawasan pendidikan khususnya pendidikan agama Islam salah satunya dengan pembangunan rusunawa untuk para santri,” ujar Menteri PUPR Basuki Hadimuljono melalui siaran pers, Senin (18/11/2019).

Peresmian rumah susun sederhana sewa Pondok Pesantren Mu’allimin Muhammadiyah tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti yang dilakukan oleh Basuki bersama Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Khalawi Abdul Hamid, Mantan Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah Buya Achmad Syafii Maarif, serta Direktur Madrasah Mu’allimin Muhammadiyah Ali Auliah.

Baca Juga : Maksimalkan Pelayanan, Pemkab Bentuk UPT Rusunawa

Pada kegiatan tersebut, Basuki juga sekaligus melakukan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Hajah Yuliana di sekitar kawasan Pondok Pesantren Mu’allimin Muhammadiyah.

Basuki berharap agar dengan dukungan pembangunan rusunawa bagi para santri ini dapat membawa berkah untuk keluarga besar Kementerian PUPR sehingga semua pembangunan infrastruktur dan perumahan untuk masyarakat Indonesia dapat berjalan dengan baik di lapangan.

“Hal tersebut tentunya dapat menambah semangat kami untuk menjalankan amanah rakyat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia, khususnya melalui pembangunan infrastruktur dan perumahan,” kata Basuki.

Rusunawa Ponpes Mu’alimin Yogyakarta dibangun oleh Satuan Kerja Pengembangan Perumahan Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR pada 2017. Bangunan vertikal tersebut ini terdiri atas satu blok kembar setinggi tiga lantai dengan unit hunian tipe barak sebanyak 12 unit.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here