Bantul Resmi Operasikan Nomer Tunggal Kedaruratan 112

0
Nomer Tunggal Kedaruratan 112

STARJOGJA.COM, BANTUL – Bantul Resmi Operasikan Nomer Tunggal Kedaruratan 112. Pemkab Bantul mulai Senin (18/11) resmi memiliki nomor tunggal kedaruratan 112. Layanan ini bisa diakses masyarakat dengan gratis tanpa pulsa. Masyarakat cukup menghubungi nomor 112 dalam kondisi darurat untuk meminta pertolongan.

Kepala Diskominfo Bantul, Fenty Yusdayati mengatakan pengembangan Layanan Darurat 112 merupakan bagian dari program Bantul Smart City.

“Layanan tersebut menggabungkan layanan kedaruratan yang sudah lama ada seperti bidang kesehatan [119], kepolisian [110] dan kebakaran [113],” jelas Fenty kepada Star Jogja FM, Selasa (19/11).

Ia mengatakan nomor tunggal akan bantu masyarakat dapat bantuan dan pertolongan bila terjadi kedaruratan. Menurut dia, panggilan 112 tidak menghilangkan layanan kedaruratan yang sudah ada namun menyatukan dan lebih memudahkan karena 112 dinilai lebih mudah diingat masyarakat.

“Ketika suasana darurat warga akan panik dan gugup sehingga harus mencari kontak yang mudah dihubungi. Dengan satu nomer ini akan membantu melaporkan ,” kata dia.

BACA JUGA : Lapor Bantul Permudah Pengaduan ke Pemkab Bantul

Ia pun memastikan, call center tersebut siap memberi pelayanan intensif selama 24 jam. Bahkan, dalam fase uji coba yang dilakukan sebelum launching, sudah ada sejumlah insiden yang sukses ditangani oleh pihaknya, dengan proses penanganan yang lebih cepat.

” kemarin bahkan sudah ada laporan yang masuk dan ditangani lewat 112 ini, misalnya kecelakaan lalu lintas di jalan bantul , terus warga bunuh diri di kasihan. itu semua bisa ditangani dengan lebih cepat oleh teman-teman di lapangan,” ucapnya.

Dengan diresmikannya layanan nomor tunggal kedaruratan 112 oleh Pemkab Bantul, maka Bumi Projotamansari ini merupakan daerah yang ke-37 dari total 540 kabupaten dan kota di Indonesia yang sduah memiliki layanan darurat 112.

” Belum semua pemerintah daerah menyediakan panggilan darurat 112, karena tergantung kesiapan pemerintah daerah masing-masing, serta ketersediaan infrastruktur dan kesiapan operator, ” jelasnya.

Pemkab Bantul berharap masyarakat bisa menggunakan sebaik mungkin layanan ini agar membantu jika terjadi kondisi darurat.

” Jangan suka iseng pengen nyoba melaporkan.karena bisa menutup mereka yang benar benar membutuhkan bantuan,” himbaunya.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here