Pelemparan Bom Molotov di Gamping Terjadi Dini Hari

0
Pelemparan bom molotov

STARJOGJA.COM, Info – Kapolsek Gamping Kompol Sudaryo membenarkan adanya pelemparan bom molotov di wilayahnya di rumah milik Sunarto di Dusun Pasekan Kidul, Desa Balecatur, Kecamatan Gamping, Sleman. Kasus  pelemparan bom molotov pada Rabu (11/12/2019) dini hari tidak menimbulkan korban jiwa.

“02.45 WIB sholat malam di ruang tamu mendengar suara orang tak dikenal ketok pintu. Saat akan buka mendengar suara kaca pecah dan melihat api membakar korden,” katanya kepada Starjogja.com Rabu (11/12/2019).

Sudaryo mengatakan korban sudah ke kantor Polsek Gamping dan sudah memberikan keterangan kepada penyidik. Menurut keterangan, korban tidak memiliki musuh selama ini.

Baca Juga : Rumah Sunarto Dilempar Bom Molotov

“Buruh harian lepas. Ga ada kaitan politik dan tim sukses ga ada kaitannya,” katanya.

Sudaryo menjelaskan korban dan saksi tidak mengenali pelaku pelemparan bom molotov di Gamping. Korban tidak mengetahui persis siapa pelaku yang melempar bom molotov.

” Ga tau persis orang itu kemungkinan dua orang, ga sempat mengenali pakai kendaraan motor jenis matic perkiraannya,” katanya.

Saat ditanya motif pelaku yang melempar molotov ke rumah warga di Gamping, Sudaryo tidak mau berspekulasi.

“Keterangan saksi belum tahu. Kita tidak bisa berandai-andai,” katanya.

Salah satu warga Dusun Pasekan Kidul, Waljono, 64, mengaku mendengar suara ledakan dan pecahan kaca sekitar pukul 03.00 WIB.

“Saat itu, saya melihat ada dua orang berboncengan memakai pakaian serba hitam melintas dari arah utara ke selatan,” ujar dia saat sekitar rumah yang menjadi sasaran bom molotov, Rabu siang.

Berdasarkan pantauan Harianjogja.com, Rabu siang, kaca ruang tamu rumah milik Sunarto itu pecah. Selain itu di sekitarnya juga masih ada sisa jelaga api.

“Setelah mendengar ada suara ledakan, dan ada api di teras rumah [milik Sunarto], warga langsung bergegas memadamkannya,” imbuh Waljono.

Bahkan warga, kata dia, sempat mengejar kedua pelempar bom molotov itu sampai ke Dusun Gejawan, Desa Balecatur, Gamping. Sayangnya, warga lantas kehilangan jejak.

“Kebetulan warga di samping rumah korban masih terjaga hingga pukul 03.00 WIB, mereka juga sempat mengejar, tapi ya karena kalah cepat akhirnya pelaku lolos,” ucap dia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here