Kota JogjaNews

Tangkal Klitih JPW Minta Jam Belajar Diaktifkan Lagi

0
Darurat Klitih
Ilustrasi Pelaku Klitih

STARJOGJA.COM, JOGJA – Tangkal Klitih JPW Minta Jam Belajar Diaktifkan Lagi. Police Watch (JPW) mengapresiasi langkah cepat pihak kepolisian yang menangkap para pelaku klithih. Diketahui, dalam beberapa hari terakhir aparat kepolisian telah menangkap para pelaku klitih yang beraksi di wilayah Sleman dan juga Kota Yogyakarta.

“Jangan berikan ruang gerak sedikitpun bagi para pelaku klithih. Tumpas sampai keakar-akarnya. Dengan mempersempit ruang gerak para pelaku klithih, maka dapat memutus mata rantai kejahatan jalanan ini,” kata Kabid Humas JPW Baharuddin Kamba dalam keterangan tertulisnya kepada Star Jogja.com, Senin (13/1/2020).

Diharapkan pula pihak kepolisian rutin melakukan razia ke tempat-tempat yang rawan terjadinya kejahatan jalanan serta dapat mencegah terjadinya kekerasan antarpelajar.

“Kegiatan Jam Belajar Masyarakat (JBM) perlu digalakkan lagi. Karena kesannya JBM tidak berlaku pada malam minggu ataupun hari libur. Peranan orangtua sangat dominan dalam mengawasi anaknya dan vonis maksimal bagi pelaku klitih diharapkan memberikan efek jera,” ujarnya.

Diketahui, Sebanyak 10 terduga pelaku klithih di Sleman sudah diringkus polisi. Mereka disebut beraksi setelah melakukan syukuran.

Kepolisian Daerah (Polda) DI Yogyakarta bersama Polres Sleman meringkus 10 orang yang tergabung dalam kelompok yang menamai dirinya Street Gang, Jumat (10/1/2020).

Kelompok yang diketahui didominasi oleh anak remaja tersebut melakukan penganiayaan di tiga lokasi berbeda, antara lain Jalan Angga Jaya, Condongcatur; Jalan Moses Gatotkaca, Caturtunggal; dan Jalan Perumnas Gorongan, Condongcatur, Kabupten Sleman beberapa waktu lalu. Para pelaku sudah ditahan di Polres Sleman.

Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Yuliyanto menjelaskan bahwa penganiyaan di tiga lokasi tersebut merupakan sebuah rangkaian aksi kejahatan yang dilakukan para pelaku usai berkumpul di sebuah kafe di Nologaten, Caturtunggal, Depok, Sleman

Awas Gelombang Tinggi Mengancam Pantai Selatan DIY

Previous article

Tanah Ambles Terjadi di Gunungkidul Tengah dan Selatan

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Kota Jogja