Jogja Bakoh dari Corona dengan Semprot Disinfektan Gratis

0
Kematian akibat Covid-19
Tenaga medis bekerja di tenda dan bangunan darurat yang dibuat untuk membantu sistem perawatan kesehatan di kawasan rumah sakit di Brescia, Italia, Jumat (13/3/2020). Penyebaran wabah virus corona (Covid-19) di Italia cukup signifikan dengan pertumbuhan jumlah kematian pasien yang mencapai 14 persen. Bloomberg - Francesca Volpi

STARJOGJA.COM, Info – Banyak cara berbagi dan peduli dengan pencegahan penyebaran virus Corona Covid-19. Salah satunya dengan semprot disinfektan yang dilakukan oleh Association of Resiliency Movement atau ARM dengan program Semprot Disinfektan untuk Jogja Bakoh 19 Maret -1 April 2020.

“Kami perkumpulan Association of Resiliency Movement perkumpulan relawan tangguh dan
sudah bebadan hukum. Kami ada lintas ilmu dan kompetensi dan ahli kesehatan teknologi yang bekerja untuk kemanusiaan baru 5 tahun kita sudah operasi di dalam negeri maupun luar negeri,” kata Anggun Gunadi Komandan operasi semprot Disinfektan Jogja Bakoh.

Anggun mengatakan program ini didasari atas keresahan wali murid yang khawatir dengan penyebaran virus corona di Yogyakarta. Kemudian layanan semprot disinfektan dilakukan ke sekolah-sekolah.

Baca Juga :  Candi Borobudur Disemprot, Tutup Hingga 29 Maret

“Awalnya sekolah lalu tempat ibadah, kampus hingga kantor bisnis. Hari ini sedang jalan 25 sekolah dulu sementara di Sleman Gunungkidul permintaan ada 75 skeolah,” katanya.

Anggun mengatakan jika program semprot disinfektan ini gratis kecuali untuk tempat bisnis. Walaupun begitu biaya semprot disinfektan ini terhitung murah karena permeter persegi hanya dikenakan Rp1000.

“Fasilitas umum itu gratis kalau bisnis itu berbayar, nah ini nanti yang bayar ini buat toleransi bagi yang tidak bayar. Seperti subsidi silang itu. Semprot dulu setelah selesai disemprot baru nanti kita tagih,”katanya.

Anggun mengatakan jika penyemprotan ini menggunakan bahan yang tersedia seperti chlorine. Formula semprotan selain chlorine ditambah peangi dan air agar baunya tidak menyengat.

” Virus tidak bisa dibunuh karena virus bisa jadi obat buat penyakit sendiri yang kita pakai chlorine ini pengurang protein dari virus sendiri,” katanya.

Ia meminta kepada masyrakat agar menerapkan hidup bersih dan sehat. Sehingga tehindar dari wabah virus corona Covid-19.

“Penyemprotan bukan membunuh virus ini membunuh bakteri iya, cuci tangan selalu gencar tidak perlu panik, sabun mandi dan air bersihmengalir cukup membantu mengurangi penyebaran virus. rajin olahraga dan makan makanan begizi, istirahat cukup minum 8 kali sehari,” katanya.

Pihaknya membuka bagi para relawan lain yang ingin bergabung melakukan aksi peduli ini ke ARM Yogyakarta. Saat ini ada 10 relawan yang bertugas menyemprotkan disinfektan ke sekolah dan tempat bisnis.

“Mengurangi resiko relawan di lapangan lengkap tidak hanya jaket tapi pakai APD lengkap masker kacamata, sarung tangan dan sepatu boot,” katanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here