Disperindag Sterilisasi Maksimum Pasar Tradisional

0
Sterilisasi Maksimum
Ilustrasi Pasar Tradisional ( FOTO : Harianjogja)

STARJOGJA.COM.JOGJA –¬†Cegah Corona, Disperindag Sterilisasi Maksimum Pasar Tradisional di Jogja. Dinas Perindustrian Perdagangan Kota Yogyakarta gencarkan penyemprotan disinfektan ke pasar tradisional di wilayah ini. Hari ini, giliran 2 pasar yang disemprot yakni Pasar Pingit dan Pasar Karangwaru.

Agus Maryanto, Sekretaris Dinas Perindag Kota Yogyakarta mengatakan penyemprotan ini merupakan bagian dari upaya sterilisasi maksimum dengan penyemprotan disinfektan.

” Ini sesuai SK walikota terkait antisipasi penyebaran corona di wilayah kota Yogyakarta,” jelasnya kepada Starjogja.com, Senin (23/03).

BACA JUGA : Minyak Curah di Pasar Tradisional Jogja Aman Dikonsumsi

Ia menerangkan sebelumnya sudah ada 10 pasar tradisional yang telah disemprot dengan cairan disinfektan. Diantaranya adalah Pasar Beringharjo, Pasar Sentul, Pasar Lempuyangan ,pasar Demangaan , Pasar Talok, Pasar Pathuk dan Pasar Giwangan.

” Penyemprotan sudah kami lakukan per 17 Maret lalu. Saat itu kami menggunakan cairan disinfektan yang sudah ada. Rencananya penyemprotan ini dilakukan di semua pasar tradisional Kota Yogyakarta,” lanjutnya.

Ia menyebutkan penyemprotan disinfektan ini mengalami kendala terbatasnya jumlah cairan disinfektan. Pihaknya harus melakukan pengadaan terlebih dahulu.

” Besok Jumat pesanan 1000 liter cairan disinfektan baru datang. Akan langsung kami gunakan untuk meyemprot Pasar lain,” terangnya.

Agus mengakui pasca maraknya penyebaran corona, Pasar tradisional mulai mengalami penurunan jumlah pengunjung. Para pedagang ada juga yang memilih tidak berjualan.

” Penurunan pengunjung bisa sampai 50 persen,” katanya.

Ia mengakui penurunan ini mulai terjadi pasca pengumuman yang disampaikan pemda Daerah Istimewa Yogyakarta yang menyampaikan ada pasien positif corona atau covid-19. Agus juga menyayangkan adanya hoaks yang menyebutkan pasar tradisional di Kota Yogyakarta tutup akibat corona.

” Pasar tradisional tidak tutup. Sampai saat ini kami masih belum memberlakukan kebijakan penutupan pasar tradisional yang ada di bawah pengawasan kami. Jogja itu ada 30 pasar tradisional,” tegasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here