NewsNusantara

Ganjar Pranowo : Tidak Usah Mudik!

0
jateng menaikkan UMP
Ganjar Pranowo Gubernur Jateng (Bisnis)

STARJOGJA.COM, SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo, meminta para diaspora atau perantau asal Jateng tidak usah mudik saat Lebaran 2020 nanti. Imbauan itu muncul setelah ribuan perantau asal Wonogiri dan Jepara mudik ke kampung halaman mereka pekan ini.

Hal itu disampaikan Ganjar untuk mengantisipasi penularan virus corona (Covid-19) oleh para kaum boro saat pulang ke kampung halaman. Kaum boro merupakan sebutan bagi warga perantau.

“Saya sarankan untuk warga Jateng yang sedang bekerja [merantau] untuk tidak usah mudik. Saya doakan Anda semua sehat. Tapi kalau tidak sehat dan terjangkit virus corona, maka Anda bisa menularkan kepada keluarga tercinta di rumah. Kan kasihan,” ujar Ganjar, Kamis (27/3/2020).

Imbauan agar perantau asal Jateng tidak mudik saat Lebaran itu ada dasarnya. Ganjar mengatakan dari hasil tracing yang dilakukan terhadap pasien positif virus corona di Jateng, ditemukan beberapa tertular dari daerah lain.

Ia mencontohkan kasus pasien positif virus corona yang meninggal di Solo. Pasien itu terjangkit seusai mengikuti seminar di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Ada Wacana Larangan Mudik, Banyak Perantau Curi Start Pulkam

“Kami melakukan pemeriksaan satu per satu, beberapa yang positif virus corona di Jateng itu dari luar. Jadi apa, persebaran virus ini sangat cepat sekali. Demi keluarga tercinta di rumah, tolong tidak mudik,” imbuhnya.

Ganjar mengaku telah berkoordinasi dengan Gubernur DKI, Gubernur Jabar, dan Ketua Gugus Tugas Covid-19 di Jakarta. Hal itu untuk mencegah masyarakat perantau asal Jateng mudik saat libur Lebaran nanti. Koordinasi dilakukan agar masing-masing daerah melakukan pengawasan dengan ketat.

Jangan Pulang
“Mari bantu pemerintah agar penyakit ini bisa cepat berlalu. Tolong yang di Jakarta, di Jabar atau di mana pun, jangan pulang dulu. Kita bantu DKI, Jabar dan daerah lainnya dengan tetap berada di tempat agar mudah dikontrol,” tegasnya.

Pemerintah, lanjut Ganjar, sedang menggodok aturan mengenai larangan mudik. Sambil menunggu kepastian, Ganjar mengimbau kepada masyarakat perantau asal Jateng sadar dan tidak mudik.

“Kalau alasannya mudik hanya untuk bertemu orang tua atau keluarga, hanya membelikan pakaian. Itu semua tidak ada manfaatnya jika ada potensi penularan. Mari kita menahan diri sebentar, kita lawan virus corona ini bersama-sama,” imbuhnya.

Selain demi keluarga, Ganjar juga meminta masyarakat melihat bagaimana perjuangan para tenaga medis yang saat ini sedang berjuang melawan corona.

“Lihatlah mereka yang setiap hari berjuang melawan virus ini. Mereka berjuang mati-matian, waktunya habis, nyawa menjadi taruhannya dan keluarga tercinta ditinggal di rumah. Mari kita bantu, mari kita kompak agar musibah ini bisa segera dikendalikan,” pungkasnya

Pasien Positif Corona DIY Jadi 19 orang

Previous article

Ini Aplikasi Lacak Pasien Covid-19

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in News