Moderna Incar Dana Demi Vaksin Corona

0
obat baru virus Corona
Elisa Granato diuji coba suntik vaksin virus corona(Istimewa)

STARJOGJA.COM, Info – Moderna perusahaan bioteknologi Amerika Serikat melejit di pasar setelah percobaan vaksin virus Corona yang dilakukannya. Perusahaan Moderna sedang mengincar dana US$1,3 miliar melalui penjualan saham guna mendanai pembuatan vaksin virus mematikan tersebut.

Melalui sebuah pernyataan pada Selasa (19/5/2020), Moderna akan menjual 17,6 juta saham dengan harga US$76 per lembar. Harga tersebut merupakan diskon 5 persen dari harga penutupan yang dibukukan pada perdagangan Senin (18/5/2020).

“Morgan Stanley adalah satu-satunya underwriter untuk penawaran yang memungkinkan para penjamin emisi membeli 2,64 juta saham tambahan,” demikian menurut pernyataan tersebut, seperti dikutip Bloomberg.

Baca Juga : Vaksin Jadi Harapan Besar di Tengah Wabah Corona

Pada Senin, saham Moderna melonjak 20 persen setelah perusahaan ini mengungkapkan hasil awal yang positif dari percobaan vaksin untuk virus corona. Tes vaksinnya disebut mampu menciptakan respons sistem kekebalan tubuh.

Vaksin yang dihasilkan Moderna dianggap sebagai salah satu calon vaksin paling menjanjikan untuk melawan patogen corona yang telah menginfeksi lebih dari 4,8 juta orang di seluruh dunia. Sebanyak lebih dari 318.000 orang di antara jumlah tersebut telah tewas sejak virus ini pertama kali muncul di kota Wuhan, China, pada Desember 2019.

Oleh karenanya, kabar baik mengenai keberhasilan percobaan suatu vaksin menjadi langkah penting untuk mencabut lockdown, mengendurkan langkah-langkah pembatasan sosial, dan membuka kembali ekonomi yang sempat terkontraksi.

Hasil menjanjikan yang dilaporkan Moderna hanyalah sampel dari studi kecil pertama yang dirancang untuk mengamati keamanan suntikannya pada sukarelawan manusia.

Namun hasil tersebut tidak menunjukkan kekhawatiran besar terkait keamanan, faktor yang menjadi perhatian penting mengingat vaksin itu akan diberikan kepada jutaan orang sehat.

“Ini adalah tanda yang sangat baik bahwa kami membuat antibodi yang dapat menghentikan replikasi virus,” ujar CEO Moderna Stephane Bancel pada Senin.

Perusahaan kemudian berencana untuk melakukan tes lebih besar yang bertujuan memilih dosis vaksin dan mempelajari lebih lanjut efektivitasnya, serta tes fase 3 yang akan memberikan vaksin kepada ribuan pasien.

Sumber : Bisnis

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here