Kab GunungkidulNews

Belum Dibuka, Ribuan Orang Berwisata ke Gunungkidul

0
berwisata ke gunungkidul

STARJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL – Belum Resmi Dibuka, Ribuan Orang Berwisata ke Gunungkidul. Dinas Pariwisata Gunungkidul mencatat ada lonjakan pengunjung saat akhir pekan. Meski pembukaan destinasi wisata masih sebatas uji coba, tapi sudah banyak pengunjung yang berwisata, khususnya di kawasan pantai.

Data yang ada pada Sabtu (27/6/2020), di Pantai Baron dan Kukup ada kunjungan sebanyak 2.230 pengunjung. Adapun rinciannya, 1.320 orang masuk melalui Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) Baron dan sebanyak 910 pengunjung masuk melalui TPR Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS). Sedankan untuk Kalisuci di hari yang sama ada sembilan pengunjung dan Gunung Api Purba Nglanggeran dikunjungi 200 wisatawan.

Jumlah orang yang berwisata ke Gunungkidul itu mengalami peningkatan yang signifikan pada kunjungan Minggu (28/6/2020). Total hingga sekitar pukul 14.00 WIB di kawasan pantai di kunjungi sekitar 5.000 wisatawan, sedangkan destinasi di Gunung Api Purba Nglanggeran didatangi 400 pengunjung.

Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul, Hary Sukmono mengatakan, meski ada lonjakan tingkat kunjungan di akhir pekan, namun jumlahnya masih di bawah kuota yang ditetapkan selama ujicoba. Sebagai contoh untuk kawasan pantai dibatasi pengunjung maksimal per hari sebanyak 7.000 orang.

“Masih relatif aman karena masih 5.000 [kunjungan hingga Minggu siang], nanti kalau sudah mencapai 7.000 pengunjung maka akan ditutup,” kata Hary, Minggu siang.

Menurut dia, pihaknya akan terus melakukan monitoring dan evaluasi terkait dengan penyelenggaraan ujicoba pembukaan destinasi wisata. Pasalnya, hingga saat ini yang melakukan ujicoba baru sebatas destinasi di Kalisuci, Gunung Api Purba Nglanggeran, Panta Baron dan Kukup.

“Khusus kawasan pantai kita siapkan personel untuk menjaga jalur di sisi timur Kukup agar pengunjung tidak mengarah ke destinasi pantai lainnya,” katanya.

SUMBER : Harian Jogja

Gereja Katolik akan Kembali Gelar Misa Mulai 18 Juli

Previous article

Ini Protokol Kesehatan Olahraga di Era New Normal

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *