Kab KulonprogoNews

Penerbangan di YIA terus meningkat

0
penerbangan di YIA
FOTO : Denie Artha

STARJOGJA.COM. KULONPROGO – Penerbangan di YIA terus meningkat.  Saat ini, jumlah penerbangan maupun penumpang mengalami peningkatan, dengan rata-rata sebanyak 3.000 penumpang per hari. Angkasa Pura menyebut penerbangan di Yogyakarta International Airport (YIA) aman dari sisi kesehatan.

Pelaksana Tugas Sementara General Manager YIA PT Angkasa Pura I, Agus Pandu Purnama, mengatakan di YIA saat ini rata-rata ada 30 penerbangan per hari. Jumlah ini meningkat di akhir pekan, bisa sampai 40 penerbangan.

“Konsekuensi meningkatnya jumlah penumpang berarti pengawasan kami terhadap protokol tidak akan surut. Artinya pemeriksaan ini wajib hukumnya sesuai edaran Kementerian dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19,” ujarnya, Senin (13/7/2020).

Setiap calon penumpang kata dia, wajib mengantongi surat bebas Covid-19, sehingga calon penumpang yang terindikasi Covid-19 tidak bisa melanjutkan perjalanan. Ia menyebut bandara aman diakses masyarakat karena selain penumpang, petugas juga terapkan protokol Kesehatan.

Sejak 8 Juli YIA telah menerima penerbangan internasional yakni dari Kuala Lumpur. Pembukaan jalur internasional akan dilakukan bertahap sembari menunggu kesiapan maskapai. “Secara prinsip bandara siap beroperasi untuk seluruh rute,” ungkapnya.

Wakil Ketua Sekretariat Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIIY, Biwara Yuswantana, mengatakan peningkatan jumlah penerbangan harus diikuti pula kesiapan dari pihak pengelola bandara dan satgas untuk memastikan berjalannya protokol kesehatan.

“Ada satgas yang memeriksa penumpang. Perlu juga keterpaduan untuk menghadapi potensi pelanggaran. Semisal ada penumpang yang datanya tidak sinkron atau ternyata surat PCR atau rapid test-nya sudah kadaluarsa sehingga perlu penanganan dan karantina di sana,” ujarnya.

Menurutnya peningkatan jumlah penerbangan terjadi seiring meningkatnya aktivitas masyarakat. Sebab itu ia berharap kesiapan semua pihak terkait untuk memsatikan semua berjalan sesuai protokol kesehatan dan menangani berbagai kemungkinan.

sumber : harian Jogja

Cerita Hanbok yang Dikenakan Black Pink

Previous article

BMKG Ingatkan Gelombang Tinggi di Perairan Selatan DIY

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *