Health

China Laporkan Kasus Baru Covid-19 Terbanyak

0
protokol kesehatan
Warga mengenakan masker di stasiun kereta di Beijing, China, Jumat (24/1/2020). - Yomiuri Shimbun via Reuters

STARJOGJA.COM, Info – Setelah mampu menahan pergerakan jumlah kasus positif Covid-19, China melaporkan kasus baru penyakit infeksi yang menyerang pernafasan itu. Bahkan, kasus baru Covid-19 di China kali ini menjadi yang terburuk sejak China mampu membendung wabah Covid-19 pertama pada Maret, di kota Wuhan, provinsi Hubei.

Dari 61 kasus yang dilaporkan pada Senin (27/7/2020), 57 adalah kasus lokal dengan 41 kasus datang dari Xinjiang, provinsi bagian barat yang penuh dengan permasalahan politik.

Sisanya ditemukan di sekitar timur laut provinsi Liaoning, berpusat di kota pelabuhannya Dalian. Kasus-kasus yang terkait dengan Dalian telah menyebar ke beberapa kota di tiga provinsi timur laut, serta provinsi selatan Fujian.

Perkembangan tersebut menggarisbawahi kekhawatiran untuk mencegah datangnya gelombang baru infeksi, bahkan oleh negara dengan respons yang cepat dan ganas seperti China.

Baca juga : Kasus Baru Covid-19 Paling Banyak Menginfeksi Tenaga Kesehatan

Penyebaran baru infeksi virus Corona tampak di seluruh wilayah Asia Pasifik dan beberapa bagian Eropa karena relaksasi langkah-langkah social distancing memungkinkan virus mematikan tersebut berakar kembali dengan cepat.

Terlepas dari keberhasilan menahan gelombang pertama yang menginfeksi lebih dari 80.000 orang secar nasional, infeksi Corona muncul kembali di tempat-tempat mulai dari pusat manufaktur selatan Guangzhou hingga pusat politik yang sangat penting di Beijing.

Infeksi pertama yang terdeteksi di klaster Dalian menjangkiti seorang pria berusia 58 tahun yang bekerja di fasilitas pengolahan makanan laut impor. Hal ini memicu lebih banyak reaksi di kalangan konsumen China terhadap barang-barang makanan beku yang dikirim dari luar negeri.

Selama wabah di Beijing bulan lalu, jejak virus telah terdeteksi pada talenan dari vendor yang menangani salmon impor.

Sejak itu, China telah berulang kali menemukan jejak virus dalam kemasan udang impor, yang menimbulkan kekhawatiran bahwa kebangkitan terbaru dalam beberapa hal terkait dengan impor yang terkontaminasi. Tapi para ilmuwan mengatakan tidak ada bukti bahwa perdagangan makanan global dapat menularkan Corona.

Sumber : Bisnis

Bayu

Jamie Vardy Top Skor Liga Inggris Musim 2019-2020

Previous article

Korupsi Penanganan Bencana Terancam Hukuman Mati

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Health