Kota JogjaNews

Cegah Covid-19, Hindari Makan atau Ngemil Bersama

0
pemda diy wfh
SUMBER : freepick

STARJOGJA.COM, JOGJA – Cegah Covid-19 Klaster Perkantoran, Karyawan Diminta Hindari Makan atau Ngemil Bersama. Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kota Jogja, Tri Mardoyo pada kondisi pandemi seperti ini, aktivitas karyawan di lingkungan kerja perlu melakukan antisipasi penularan Covid-19.

Ada beberapa langkah antisipatif menurut Tri yang bisa diterapkan di lingkungan kerja. Lingkungan kerja harus tetap menjalankan protokol kesehatan, seperti jaga jarak dan harus pakai masker.

Namun Tri mengatakan satu hal yang kadang diabaikan adalah kebiasaan makan bersama dan ngemil bersama yang menurutnya harus dihindari. Pihaknya menyatakan bahwa langkah antisipatif ini telah disosialisasikan ke tiap-tiap OPD.

Di sisi lain Tri menjelaskan bahwa dari 23 kasus Covid-19 yang ada di Kota Jogja, sebanyak 90 persen tanpa gejala.

“Yang menunjukan ada gejala satu atau dua, sisanya ada yang cukup rawat jalan atau isolasi di rumah,” jelasnya. Dari 23 atau 2 di rumah sakit sisanya isolasi mandiri di rumah maupun wilayah.

Tri menjelaskan sesuai aturan OTG memang ditangani dengan isolasi mandiri. Namun bila tidak bisa isolasi mandiri di rumah atau di wilayah maka bisa dirawat di rumah sakit.

“Tapi mana kala itu tidak bisa, bisa di kirim ke rumah sakit, rumah sakit biayanya nanti dari pemerintah, sudah ada SOP-nya,” jelasnya.

“Karena wilayah enggak mampu, di situlah peran pemerintah hadir,” ungkap Tri.

Dia menambahkan persoalan Covid-19 tidak bisa hanya diserahkan pemerintah begitu saja. Menurutnya masyarakat bersama pemerintah harus saling gotong royong, saling membantu dan saling membangun.

Isolasi mandiri pada dasarnya beristirahat. Tri mengatakan bahwa OTG tidak membutuhkan obat melainkan vitamin.

“Vitamin siapa yang memberikan bagi yang isolasi mandiri, ya puskesmas, isolasi mandiri itu mendekatkan peran yang di tatanan puskesmas,” jelasnya.

“Sekarang kita harus hati-hati, yang kita temukan OTG itu banyak sekali,” ujar Tri.

Tri mengatakan bahwa masyarakat harus jaga jarak dan pakai masker. “Jadi kalau jenengan ketemu orang tapi enggak masker harus berani menolak,” jelasnya.

SUMBER : Harian Jogja

Pengelola Wisata Diminta Hindari Jabat Tangan

Previous article

UJB Buka PMB Sampai Akhir September

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Kota Jogja