FeatureNews

Kampus Siapkan Tempat Karantina Khusus Mahasiswa

0
karantina khusus mahasiswa
ilustrasi kuliah (Ist)

STARJOGJA.COM, Info – Kampus di Yogyakarta mulai siapkan tempat karantina khusus bagi mahasiswa dan siap menanggung semua kebutuhan mahasiswa jika terindikasi positif Covid-19. Kampus Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Jogja pada November merencanakan untuk menggelar kuliah tatap muka namun tidak secara penuh, atau dengan sistem blended learning dan telah menyiapkan tempat karantina.

“Kami siapkan tempat untuk karantina, kami dulu pernah membeli hotel, nah [hotel] itu kami siapkan di sana kalau ada mahasiswa yang positif dan seterusnya, atau mahasiswa yang membutuhkan perlakuan khusus berkaitan dengan Covid. Juga mahasiswa yang dinyatakan positif semua kebutuhan ditanggung oleh kampus, kami ada satgas terdiri dari para dokter kami siapkan fasilitas kesehatan untuk mereka [mahasiswa],” kata Rektor UAD Muchlas kepada wartawan di sela-sela pelantikan pejabat unit kerja tingkat universitas, Jumat (5/9/2020).

Ia menambahkan sistem kombinasi antara tatap muka dan online di November itu dilakukan untuk memenuhi agar ruangan bisa memenuhi syarat physical distancing. Hanya saja realisasinya masih menyesuaikan dengan kondisi dan izin dari Gubernur DIY. Pihaknya tidak berani mengambil risiko jika muncul klaster baru perguruan tinggi sehingga harus hati-hati.

Baca juga : Menolak Dikarantina, Pasien Positif Bantul Pulang ke Madura

“Protokol kesehatan harus ketat, jadi ruangan kita tidak bisa memenuhi semua, dari semula bisa dipakai 50 mahasiswa misalnya dengan kondisi harus jagak jarak paling 30 atau 25 mahasiswa,” ucapnya.

Di masa pandemi ini pihaknya melakukan perubahan di sistem tata kelola kampus. Dari sisi struktur beberapa organisasi di tingkat universitas dilakukan penggabungan karena dipandang struktur tersebut cukup besar saling overlap dengan lembaga lain sehingga dilebur jadi satu. Sebanyak 17 kepala lembaga, badan dan biro serta 39 kepala bidang pun telah dilakukan pelantikan.

“Pertimbangan kami ini masa pandemi, kita belum tahu kapan berakhirnya sehingga perubahan struktur di masa pandemi ini kami perhatikan juga dari aspek efisiensi, sehingga beberapa lembaga badan biro kantor kita gabung jadi satu,” ujarnya.

Bayu

Paslon di Pilkada Sleman Mulai Mendaftarkan Diri

Previous article

Penyanyi Reza Artamevia Menyesal Terjerat Narkoba

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Feature