Kab KulonprogoNews

Masyarakat Kulon Progo diimbau tidak berpergian bila tidak mendesak

0
bantul zona merah
SUMBER : freepick

STARJOGJA.COM, KULONPROGO -Masyarakat Kulon Progo diimbau tidak berpergian bila tidak mendesak. Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, mengimbau kepada masyarakat untuk tidak berpergian bila tidak ada kepentingan mendesak untuk mencegah penambahan konfirmasi positif COVID-19 di wilayah ini.

Juru Bicara Percepatan Penanganan COVID-19 Kulon Progo Baning Rahayujati di Kulon Progo, Sabtu, mengatakan lonjakan pasien konfirmasi COVID-19 yang mencapai 10 pasien harus menjadi perhatian seluruh lapisan masyarakat.

“Kami mengingatkan masyarakat kalau tidak ada kepentingan mendesak, sebaiknya tinggal di rumah. Kalau terpaksa keluar rumah, hindari kerumunan, selalu menjaga jarak dengan orang lain, menggunakan masker dimana pun berada, dan tingkatkan perilaku mencuci tangan dengan sabun di air yang mengalir,” imbau Baning.

Menurut dia, perilaku tersebut menjadi satu-satunya cara untuk terhindar dari COVID-19 sampai nanti vaksin ditemukan. Perilaku memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun di air mengalir harus menjadi budaya dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami mengimbau masyarakat mematuhi protokol kesehatan untuk menjaga keselamatan bersama,” katanya.

Meningkatnya jumlah penderita Covid-19 di Kulonprogo dalam beberapa pekan terakhir menyebabkan dua rumah sakit rujukan dan satu tempat isolasi di kabupaten ini tak mampu lagi menampung pasien baru. Gugus Tugas Penanganan Covid-19 setempat kini mengupayakan penambahan tempat isolasi.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulonprogo Baning Rahayujati mengatakan dua rumah sakit rujukan untuk pasien Covid-19 di Kulonprogo yakni RSUD Wates dan RS Nyi Ageng Serang, Sentolo. Keduanya sudah penuh. RSUD Wates yang berkapasitas 16 kamar sudah terisi oleh pasien baik yang terkonfirmasi positif maupun suspek. Pun demikian dengan RS NAS yang berkapasitas empat kamar.

Sementara, tempat isolasi khusus yakni Rumah Sunggah Teratai (RST) yang berlokasi di Kompleks RSUD Wates hampir memenuhi kapasitas. Dari 16 kamar kini hanya tersisa empat yang masih kosong. Dengan kondisi tersebut, mau tidak mau gugus tugas harus mencari tempat isolasi baru. Salah satunya adalah memanfaatkan lantai kedua RST RSUD Wates.

SUMBER : ANTARA/HARIANJOGJA

Ini Dua Desainer Masker Eksentrik Yang Dipakai Lady Gaga

Previous article

4 Syarat Isolasi Mandiri Penderita Covid-19

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *