Techno

Toyota dan ITDC Kembangkan Mobil Listrik di Bali

0
toyota Bali
oyota Coms digerakkan oleh motor listrik tunggal yang terletak di roda belakang. - Toyota

STARJOGJA.COM, Info – Toyota Indonesia bersama dengan Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) dalam meluncurkan pilot project pengembangan kendaraan listrik di Nusa Dua, Bali. Proyek bertajuk EV Smart Mobility ini merupakan ekosistem yang terintegrasi bagi masyarakat di Bali untuk merasakan pengalaman menggunakan mobil listrik.

Dalam proyek ini, Toyota menyiapkan 3 model kendaraan elektrifikasi dengan jumlah total 30 unit yang terdiri atas 20 unit Toyota Coms berbasis battery electric vehicle (BEV), 5 unit Toyota C+pod (BEV), dan 5 unit Toyota Prius plug-in hybrid (PHEV). Mobil listrik murni berbasis baterai Toyota Coms dan C+pod dapat digunakan oleh masyarakat dan turis di dalam kawasan The Nusa Dua Bali dan sekitarnya.

Adapun, Prius PHEV digunakan ulang-alik ke Bandara Ngurah Rai dan dapat digunakan di wilayah Bali. President Director PT Toyota Astra Motor (TAM), Susumu Matsuda, mengatakan bahwa ke depan Toyota tidak hanya menyediakan alat transportasi, tetapi juga memenuhi mobilitas masyarakat Indonesia yang beragam.

“Termasuk kebutuhan untuk meningkatkan kualitas hidup mereka serta melestarikan lingkungan di sekitar mereka,” ujar Matsuda dalam keterangan resmi, beberapa waktu lalu.

Baca Juga : Lihat Mobil Listrik Toyota Coms yang Akan Hadir di Bali

Bicara soal spesifikasi, bentuk Toyota Coms sekilas mirip Toyota i-Road. Model ini sebelumnya pernah di pamerkan di Indonesia. Namun, i-Roads hanya menggunakan tiga roda, sementara Coms dibekali empat roda.

Toyota Coms dirancang oleh Toyota Auto Body sebagai alat transportasi dengan jarak terbatas dan pada kawasan tertentu. Hal ini terlihat dari kemampuan jelajah Coms yang mencapai sekitar 50 kilometer dalam sekali pengisian daya. Coms digerakkan oleh motor listrik tunggal yang terletak di roda belakang.

Motor listrik ini mampu menghasilkan daya 6,8 ps dan torsi maksimum 40 Nm. Mobil listrik mungil ini dapat melaju hingga 60 kilometer per jam, dengan beban bagasi 30 kg. Menurut situs resmi toyota-body.co.jp, biaya setrum baterai Coms hingga penuh mencapai 120 yen atau setara Rp16.421, atau rata-rata 2,4 yen per kilometer. Di Jepang, tarif listrik adalah 23 yen setara Rp410 per kWh.

Baterai Toyota Coms dapat diisi ulang dengan waktu 6 sampai dengan 7 jam hingga penuh. Sementara itu, C+pod merupakan mobil listrik berbasis baterai (BEV) berkonfigurasi dua kursi, yang dirancang sebagai opsi mobilitas jarak dekat. Selain itu, C+pod juga ditujukan untuk pengguna korporat, komunitas perkotaan atau pegunungan.

C+pod memiliki bodi kompak berukuran panjang 2.490 mm, lebar 1.290 mm, dan tinggi 1.550 mm. Dengan radius putar minimum 3,9 meter, C+pod mampu menavigasi sudut tajam jalanan yang sempit dan meminimalkan pengoperasian saat parkir. Mobil kompak ini dibekali motor listrik 1RM (motor listrik magnet permanen) berdaya maksimum 9,2 kW atau setara 12,3 hp dan torsi maksimum 56 Nm.

C+pod memiliki kecepatan maksimum 60 kilometer per jam, yang diperkuat baterai lithium ion berkapasitas 51 Ah / 177,6 Volt / 9,06 kWh.

Sumber : Bisnis

Langka, Pameran Jamuan Kenegaraan Keraton Yogyakarta

Previous article

Kantor Ditutup Usai Pejabat Kalurahan Sidoluhur, Godean Positif Covid-19

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Techno