News

18 Juta Orang Memaksakan Mudik, Jateng Tujuan Terbanyak

0
18 juta orang mudik
FOTO : Harianjogja

STARJOGJA.COM, Info – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan berdasarkan survei bahwa masih ada sekitar 7 persen warga atau 18 juta orang dari 270 juta orang yang akan memaksakan mudik. Daerah tujuan terbanyak diharap waspada.

Berdasarkan survei Kemenhub, daerah yang jadi tujuan mudik dari Jakarta adalah: Jawa Tengah lebih dari 30 persen, ke Jawa Barat lebih dari 20 persen, setelah itu Jawa Timur, Banten dan sekitarnya, Lampung, Sumatera Selatan dan sebagainya.

“Mereka rata-rata menggunakan moda angkutan mobil paling banyak, setelah itu motor. Berarti para gubernur harus melakukan satu koordinasi dengan baik,” pesan Budi Karya, melalui Dialog Kominfo, Rabu (5/5/2021).

Baca Juga : 6-17 Mei 2021, KA Jarak Jauh Hanya Untuk Perjalanan Mendesak dan Non Mudik

Survei ini juga dilakukan secara sistematis mulai dari pertanyaan apabila tidak dilakukan pelarangan, sebanyak 33 persen menyatakan tetap mudik. Setelah itu, ketika dinyatakan kalau akan dilarang, yang tetap akan mudik masih 11 persen. Kemudian, setelah dilakukan pelarangan turun menjadi 7 persen.

“Tujuh persen ini cukup banyak, 18 juta orang dari 270 juta warga negara kita. Kami dari Kementerian Perhubungan dan Satgas selalu ingin melakukan upaya-upaya sosialisasi agar yang 7 persen ini turun menjadi jumlah yang lebih sedikit,” kata Budi.

Dia juga menyadari, bahwa yang akan nekat mudik akan cenderung pulang sebelum masa larangan. Oleh karena itu, Kemenhub mengharapkan masyarakat memahami, dan tetap tidak melakukan mudik sebelum masa pelarangan, sehingga pihak berwajib bisa bertugas melaksanakan penertiban dengan baik pada saat periode larangan mudik 6-17 Mei 2021.

Sumber : Bisnis

Arif Mujiono

Nilai Kehidupan di Film Dari Jogja Kisahku Bermula

Previous article

Satgas : Kondisi Baik Saat Covid-19 Bisa Buruk Jika Mudik

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in News