Kota JogjaNews

Cek Dua L Agar Terhindar Penipuan Investasi

0
Cek Dua L
Jumpa Pers Satgas Waspada Investasi

STARJOGJA.COM. JOGJA – Cek Dua L Agar Terhindar Penipuan Investasi. Satgas Waspada Investasi akan menggencarkan upaya edukasi atau peningkatan literasi masyarakat dengan menggandeng pemangku kepentingan di daerah. Langkah ini sebagai bagian dari upaya menghindarkan masyarakat dari penipuan investasi.

Ketua Satgas Waspada Investasi (SWI) Tongam L. Tobing menyampaikan ada 2 langkah pengecekan yang bisa menghindarkan masyarakat dari jebakan aneka modus penipuan invesasi.

Menurutnya, Prinsip pengecekan “dua L” yakni legal dan logis, bisa menjadi senjata yang ampuh untuk terbebas dari berbagai modus penipuan investasi.

“Harus legal izin dan ada badan hukumnya kalau tidak ada jangan diikuti. Kemudian logis, bagaimana mungkin kita dapat keuntungan terus tanpa bekerja,” ujar Tongam.

Satgas Waspada Investasi (SWI) menyebutkan total kerugian masyarakat akibat mengikuti investasi ilegal berdasarkan laporan selama 10 tahun terakhir mencapai Rp117 triliun.

“Kerugian masyarakat yang diakibatkan investasi ilegal mencapai Rp117 triliun dalam 10 tahun terakhir. Ini merupakan kejahatan terhadap perekonomian masyarakat,” kata nya.

Tongam mengatakan ada dua hal yang menyebabkan investasi ilegal hingga saat ini masih terus bermunculan di Tanah Air meski pemberantasan terus digencarkan.

Pertama, berhubungan dengan perkembangan teknologi yang semakin memudahkan orang membuat aplikasi secara mandiri.

“Saat ini sangat mudah membuat aplikasi. Sudah ribuan investasi ilegal, tapi masih muncul,” ucap dia.

Selain itu modus penawaran investasi ilegal juga semakin beragam. Mulai berkedok perdagangan saham, perdagangan forex, multi level marketing (MLM), hingga investasi money games.

Faktor kedua, lanjut Tongam, berkaitan dengan literasi produk keuangan masyarakat yang masih rendah. Tidak sedikit masyarakat yang mudah tergiur dengan iming-iming keuntungan yang cepat dengan besaran yang tidak masuk akal.

“Perilaku masyarakat kita sangat mudah tergiur dengan imbalan yang tidak logis. Awas kalau ada yang menjanjikan keuntungan yang tidak masuk akal. Jangan mudah tergiur dapat untung mobilĀ  ” ujarnya.

350.000 Orang di Ethiopia Mengalami kelaparan

Previous article

Hindari Pinjol Ilegal, Masyarakat Harus Cerdas Meminjam

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Kota Jogja