Kab Kulonprogo

Tambahan 20 Tenaga Kesehatan Pusat Tangani Covid-19 Kulon Progo

0
kasus turun
Tenaga medis bekerja di tenda dan bangunan darurat yang dibuat untuk membantu sistem perawatan kesehatan di kawasan rumah sakit di Brescia, Italia, Jumat (13/3/2020). Penyebaran wabah virus corona (Covid-19) di Italia cukup signifikan dengan pertumbuhan jumlah kematian pasien yang mencapai 14 persen. Bloomberg - Francesca Volpi

STARJOGJA.COM, Info – Pemerintah Kabupaten Kulon Progo mendapat tambahan 20 tenaga kesehatan dari pemerintah pusat untuk percepatan penanganan pasien terkonfirmasi COVID-19 dan vaksinasi di wilayah itu.

Pelaksana Harian Sekda Kulon Progo Bambang Tri Budi Harsono di Kulon Progo, Senin mengatakann pemerintah pusat mengirim 20 tenaga kesehatan, yang terdiri dari 13 dokter umum, dua dokter gigi, dua apoteker, satu elektromedis, satu orang tenaga analisis, satu orang tenaga rekam medis, dan pendampingnya tiga orang.

“Mudah-mudahan mereka bisa langsung membantu penanangan pasien terkonfirmasi COVID-19 di Kulon Progo. Selain itu, ada penambahan pasukan dari Kopassus yang diterjunkan di Kulon Progo dalam percepatan penanganan COVID-19 ini,” kata Bambang Tri Budi saat rapat kerja dengan Badan Anggaran DPRD Kulon Progo.

Baca juga : Pasar Beringharjo Punya Pos Pantau Covid-19

Ia mengatakan jumlah pasien terkonfirmasi COVID-19 di Kulon Pogro yang melakukan isolasi mandiri sebanyak 2.862 orang, dari total selama pandemi 18.705 orang. Pasien terkonformasi yang melakukan isolasi terus menurun dari waktu ke waktu.

Kemudian, posisi capaian vaksinasi di Kulon Progo baru 25,60 persen atau 96.272 orang dari target 376.100 sasaran. Target dari pemerintah pusat minimal 75 persen dari total penduduk, tapi dari satu sisi alokasi vaksin di Kulon Progo paling sedikit dibandingkan dengan kota/kabupaten lain di DIY.

“Kami sudah mengirim surat permohonan penambahan vaksin kepada gubernur supaya ada penambahan alokasi vaksin, mulai minggu depan,” katanya.

Bambang mengatakan alokasi vaksin di Kulon Progo hanya sekitar 6.000 dosis per minggu. Kemudian, dari tenaga vaksinator banyak yang terpapar COVID-19, sehingga capaian vaksinasi hanya berkisar 800 sampai 900 orang per hari.

“Sekarang, dalam beberapa hari terakhir, sasaran vaksinasi bisa mencapai sekitar 3.000 sasaran per hari,” katanya.

Anggota Badan Anggaran DPRD Kulon Progo Upiyo Al Hasan mengatakan di lapangan ada peningakatan kasus pasien terkonfirmasi COVID-19. “Sejauh mana percepatan penanganan COVID-19 di Kulon Progo yang belum menunjukkan adanya penurunan kasus,” katanya.

Sumber : Antara

Bayu

Ronald Koeman Tetap Bersemangat Tanpa Messi

Previous article

Tahun Baru Islam, Waketum MUI : Saatnya Memperbaiki Diri

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *