News

Ada 23.000 Dosis Vaksin Covid-19 bagi Warga Yogya

0
Vaksin Moderna
vaksin Covid-19 jenis Pfizer dan Moderna buatan Amerika Serikat - inquirer.net

STARJOGJA.COM, Info – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyediakan 23.000 dosis vaksin COVID-19 untuk warga di Daerah Istimewa Yogyakarta guna mendukung percepatan vaksinasi di Tanah Air.

Vaksinasi, salah satunya, digelar Kemenhub di Grha Sabha Pramana (GSP) Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, pada Jumat, bersamaan dengan momentum “Hari Perhubungan Nasional”.

“Vaksinasi 23.000 dosis itu kami lakukan di tujuh titik sentral dan terdistribusi di banyak puskesmas supaya jangan terjadi kerumunan,” kata Budi Karya di sela meninjau vaksinasi.

Menurut Budi Karya, vaksinasi di DIY salah satunya digelar di UGM karena kampus itu tidak lama lagi akan menggelar perkuliahan tatap muka.

Baca juga : Polda DIY Luncurkan Mobil Vaksinasi Keliling

“Ini relevan karena seperti yang disampaikan Pak Rektor, akan ada tatap muka pada Oktober,” kata dia.

Selain UGM, program vaksinasi “Berbakti untuk Negeri” juga bakal digelar Kemenhub di Kabupaten Bantul pada Sabtu (17/9) menyongsong pelaksanaan uji coba pembelajaran tatap muka (PTM).

Budi Karya menuturkan bahwa program vaksinasi itu merupakan upaya merespons adanya disparitas cakupan vaksinasi di berbagai kota aglomerasi, termasuk di Yogyakarta raya.

“Seperti Kota Yogyakarta dengan Bantul bedanya 40 persen. Nah, itu harus dikejar agar itu tercapai,” kata dia.

Ia berharap program vaksinasi “Berbakti untuk Negeri” yang dilaksanakan Kemenhub bersama TNI/Polri, Kagama, DPR serta BUMN itu mampu mempercepat terbentuknya kekebalan kelompok di Tanah Air.

“Pak Presiden berpesan lakukan upaya-upaya sekuat tenaga, kapanpun itu, habiskan vaksin dengan cepat,” ujar Budi Karya.

Sumber : antara

Bayu

Pemda DIY Minta Pemerintah Kabupaten untuk Revisi RTRW

Previous article

Masuk Zona Merah, SMPN 3 Panggang Masih Daring

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in News