Kota JogjaNews

DPRD DIY Prihatin Gaji Pegawai RS di Bawah UMP

0
luka plester
Ilustrasi Rumah sakit. FOTO : REUTERS/harianjogja

STARJOGJA.COM, JOGJA – DPRD DIY Prihatin Gaji Pegawai RS di Bawah UMP. Masih ada ratusan karyawan rumah sakit yang menerima gaji di bawah upah minimum provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

Wakil Ketua DPRD DIY Huda Tri Yudiana mengaku prihatin karena masih mendengar ratusan karyawan rumah sakit berpenghasilan di bawah UMP. Padahal mereka bekerja di rumah sakit milik pemerintah daerah.

“Rekan rekan cleaning, perawat kontrak, dan nakes lain masih banyak yang penghasilan nya dibawah UMP. Padahal mereka bekerja di instansi pemerintah,” jelasnya kepada Starjogja.com.

Huda mengatakan semestinya upah di bawah standar ini segera diperbaiki. Selain melanggar aturan juga akan menambah kemiskinan. Di bawah UMP berarti potensi di bawah garis kemiskinan, padahal mereka bekerja keras sesuai jam kerja.

“Rumah sakit daerah ada yang tidak mampu menggaji UMP karena perputaran mereka yang kurang setelah berstatus BLUD. Semestinya ini segera di solusikan, pemerintah daerah musti turun tangan agar kesejahteraan mereka layak,” kata Huda.

Politikus PKS ini sangat mengapresiasi dan berhutang budi kepada mereka, terutama saat melewati masa sulit pandemi covid 19 kemarin. Mereka adalah pahlawan di garda depan membantu masyarakat yang sakit dengan risiko jiwa mereka sendiri.

“Kami berharap kondisi semakin baik, termasuk kondisi kesejahteraan insan kesehatan. Jangan sampai ada pegawai yang bekerja di instansi kesehatan terutama rumah sakit mendapatkan penghasilan di bawah UMP,” tutupnya.

Nadiem Sampaikan Pentingnya Permendikbudristek PPKS

Previous article

Sultan Tidak Khawatir dengan 21 Kasus Covid-19 Pelajar Kulonprogo

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Kota Jogja