Kota JogjaNews

DIY Mulai Gelar Tes Swab PCR Acak di Sekolah

0
penyintas omicron
Tes Covid-19

STARJOGJA.COM, JOGJA – Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY memastikan belum mengetahui berapa banyak sekolah di wilayahnya yang telah menggelar tes swab PCR acak.

Sebab, sampai Sabtu (13/11), Disdikpora DIY belum mendapatkan laporan baik dari sekolah maupun Disdikpora di tinkat kabupaten dan kota di wilyahnya.

“Tes acak baru kita lakukan pekan ini. Kami jujur belum dapat laporan berapa sekolah yang sudah tes acak, tapi sudah mulai. Di semua kabupaten dan kota sudah mulai,” kata Kepala Disdikpora DIY Didik Wardaya, Sabtu (13/11/2021).

Sudah dimulainya tes acak, kata Didik tidak lepas dari upaya Disdikpora DIY dengan mengirimkan surat agar ada tes acak ke Dinas Kesehatan DIY. Dari Dinas Kesehatan DIY itu ditindaklanjuti dengan kabupaten dan kota di DIY untuk menggelar tes swab PCR acak kepada siswa.

“Untuk masalah efektivitas? Semua tentu mempertimbangjan sisi logistik juga di Dinas Kesehatan. Jika mengacu ketentuan pusat sejauh ini cukup 10 persen,” terang Didik.

Menurut Didik, sejauh ini PTM di DIY tetap berjalan dengan ketentuan jam pelajaran maksimal 2,5 jam. Ketentuan ini, sejauh ini dinilai oleh Disdikpora DIY sudah diimplementasikan oleh sekolah. Sebab, ketentuan jam pelajaran maksimal 2,5 jam relatif mudah diterapkan. Di mana, sekolah tinggal memadatkan materi pelajaran.

“Khusus untuk yang kami temukan [siswa positif Covid-19] saat swab PCR acak kami evaluasi [tutup sementara kegiatan PTM] sekolah tersebut,” jelasnya.

Sebelumnya, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mengaku tidak terlalu khawatir terkait dengan hasil ditemukannya sebanyak 21 pelajar di Kulonprogo terkonfirmasi positif Covid-19 usai dilakukannya uji swab PCR secara acak.

Sebab, usai 21 pelajar di Kulonprogo dinyatakan positif, Satgas Covid-19 Kulonprogo telah meminta pelajar tersebut melakukan isolasi mandiri dan menutup sekolah yang bersangkutan.

“Kan, sudah di swab dan sudah dilakukan penutupan. Kan hanya 9 anak. Sekarang dari 9 jadi 21 anak [hasil swab PCR acak],” kata Sultan.

SUMBER : Harian Jogja

Sultan HB Usulkan Satpam Menjadi Cyber Security

Previous article

OJK Ajak Masyarakat Laporkan Pinjol Ilegal

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Kota Jogja