Flash InfoTechno

Pengguna Tesla kini Tak Bisa Lagi Bermain Video Game Saat Kendaraan Beroperasi

0

STARJOGJA.COM. TEKNO – Pengguna Tesla kini Tak Bisa Lagi Bermain Video Game Saat Kendaraan Beroperasi.

Tekanan yang muncul dari regulator keamanan mobil AS membuat Tesla setuju untuk menghentikan permainan video game di layar sentuh yang terpasang di dalam kendaraan miliknya ketika kendaraan tersebut beroperasi.

Badan Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional (NHTSA) mengatakan perusahaan itu akan mengirimkan perangkat lunak yang diperbaharui melalui internet sehingga fungsi yang disebut “Passenger Play” akan terkunci dan tidak akan berfungsi saat kendaraan sedang bergerak.

Foto yang diambil pada 13 Agustus 2021 ini, menunjukkan mobil listrik yang tengah mengisi daya di stasiun pengisian daya milik Tesla di Arlington, Virginia. (Foto: AFP/Andrew Caballero-Reynolds)

Langkah itu dilakukan satu hari setelah badan itu mengumumkan akan membuka penyelidikan resmi terhadap kekhawatiran gangguan pada pengemudi terkait video game Tesla, beberapa di antaranya bisa dimainkan saat mobil sedang berjalan.

Seorang juru bicara badan itu dalam sebuah pernyataan pada Kamis (23/12) mengatakan perubahan itu dilakukan setelah regulator membahas kekhawatiran tentang sistem Tesla.

Elon Musk, CEO Tesla, memperkenalkan kendaraan Model X milik perusahaannya dalam sebuah acara di markas besar Tesla di Fremont, California, pada 29 September 2015. (Foto: AP/Marcio Jose Sanchez)
Elon Musk, CEO Tesla, memperkenalkan kendaraan Model X milik perusahaannya dalam sebuah acara di markas besar Tesla di Fremont, California, pada 29 September 2015. (Foto: AP/Marcio Jose Sanchez)

Pernyataan itu mengatakan NHTSA secara teratur membahas mengenai pitur layar hiburan dengan semua pembuat mobil. Sebuah pesan disampaikan badan itu untuk meminta komentar dari Tesla, yang telah membubarkan departemen hubungan medianya.

Badan itu mengatakan penyelidikannya terhadap fitur Tesla akan berlanjut meskipun terdapat pembaruan dari perusahaan itu.

“Undang-Undang Keselamatan Kendaraan melarang produsen menjual kendaraan yang menimbulkan risiko tidak masuk akal terhadap keselamatan, termasuk teknologi yang mengalihkan perhatian pengemudi dari mengemudi dengan aman,” kata pernyataan NHTSA.

Badan itu mengatakan mereka menilai bagaimana produsen mengidentifikasi dan menjauhkan dari bahaya gangguan melalui penyalahgunaan atau penggunaan layar yang dimaksudkan dan teknologi kenyamanan lainnya.

Badan tersebut pada Rabu (22/12) mengumumkan akan secara resmi menyelidiki layar Tesla setelah seorang pemilik dari daerah Portland, Oregon, mengajukan keluhan ketika ia menemukan bahwa seorang pengemudi bisa bermain game saat mobil-mobil bergerak.

Badan itu mengatakan fitur “Passenger Play” bisa mengalihkan perhatian pengemudi dan meningkatkan risiko kecelakaan.

Penyelidikan itu mencakup sekitar 580.000 Model S, X, Y dan 3 Tesla dari model tahun 2017 hingga 2022.

 

SUMBER : VOA Indonesia

4 KA Tambahan di Daop 6 Yogyakarta saat Libur Nataru

Previous article

Shin Bakal Benahi Pertahanan Timnas

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Flash Info