News

Mata Pelajaran Baru Siswa di Yogyakarta Yaitu Pancasila

0
Monesa
Pancasila

STARJOGJA.COM, Info –  Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY memastikan para siswa akan mendapatkan mata pelajaran baru bernama Pancasila pada tahun ajaran 2022/2023 mendatang. Kebijakan ini menyusul diterbitkannya PP No.4/2022 tentang Standar Nasional Pendidikan.

Kepala Disdikpora DIY Didik Wardaya menjelaskan dengan adanya PP No.4/2022 tersebut maka DIY akan mengikuti ketentuan Pemerintah Pusat. Pancasila akan menjadi mata pelajaran wajib di sekolah selain Bahasa Indonesia.

Sebagaimana tertuang di PP No.4/2022 disebutkan bahwa kurikulum pendidikan dasar dan menengah wajib memuat 11 mata pelajaran, salah satunya Pancasila. Adapun Kewarganegaraan tertuang dalam mapel tersendiri.

BACA JUGA:  Wapres Tegaskan Soal Pentingnya Pancasila

“Tentu kami akan menyesuaikan dengan kebijakan pusat terkait mata pelajaran Pancasila ini,” katanya, Rabu (13/4/2022).

Sebagai persiapan akan mengembangkan model simulasi. Selain itu pembelajaran Pancasila akan menyesuaikan dengan ketentuan yang ada di PPNo.4/2022 serta dikombinasikan dengan Perda No.1/2022 tentang pendidikan pancasila dan wawasan kebangsaan.

“Tentunya ini akan diberlakukan pada tahun ajaran baru [2022/2023] karena di PP sudah muncul juga arahan,” katanya.

Didik menegaskan nama mata pelajaran tersebut adalah Pancasila dan akan berdiri sendiri sebagai mata pelajaran baru di sekolah. Terkait kesiapan materi, DIY masih menunggu arahan dari Kemendikbud untuk diterbitkannya buku paket maupun buku petunjuk sehingga daerah bisa mengembangkan kurikulum tersebut.

“Soal buku paket ini kami menunggu dari pusat barangkali ada guidance untuk daerah,” ucapnya.

Ia menilai penambahan satu mapel baru itu diperkirakan tidak menjadi beban siswa maupun guru. Karena intensitasnya tidak terlalu banyak serta materinya relatif ringan. Selain itu Pancasila sebenarnya sudah banyak namun jadi satu dengan PPKN.

“Saya kira tidak jadi beban, karena sebelumnya pancasila juga sudah masuk di mata pelajaran meskipun dicampur Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. Jadi sebenarnya pancasila ini sudah diberikan, nanti di tahun ajaran baru terpisah menjadi mapel sendiri,” ujarnya.

Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji menilai dimasukkannya Pancasila sebagai mata pelajaran yang berdiri sendiri harus disambut baik. Melalui kebijakan ini harapannya para siswa bisa lebih banyak memahami dan mengamalkan pancasila.

“Ini perlu kita sambut gembira, meskipun sebenarnya Pancasila ini setiap tahun pasti diajarkan bersamaan dengan PPKN,” katanya.

Sumber :  harian jogja

Bayu

Nama Geng Sekolah Disebut, Anggota Makin Bangga, Harusnya Inisial 

Previous article

Pemerintah Kabupaten Sleman Ajak Warga Peringati Hari Jadi ke-106 Kabupaten Sleman

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in News