News

Beda dengan Korsel, Tidak Ada Resesi Seks di Indonesia

0
resesi seks
film Korea Selatan tentang seksisme (bisnis)

STARJOGJA.COM, Info – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyebut Indonesia berbeda dengan negara yang mengalami resesi seks. Jokowi menyebut tidak ada resesi seks di Indonesia terbukti dari persentase terkini terkait angka kelahiran sebesar 2,1 anak per perempuan.

“Saya senang angka yang disebut Pak Hasto (Kepala BKKBN), pertumbuhan kita di 2,1 kelahiran. Yang menikah 2 juta, yang hamil 4,8 juta. Artinya, di Indonesia enggak ada resesi seks,” kata Presiden Jokowi dalam Rakernas Strategi Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana serta Program Percepatan Penurunan Stunting di Jakarta, Rabu.

Menurut Presiden Jokowi, jumlah penduduk menjadi kekuatan ekonomi suatu negara. Namun, Jokowi juga menekankan pentingnya menjaga kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

Baca juga : Pengetahuan, Modal Melawan Kekerasan Seksual

Karena itu, kata Jokowi, asupan gizi bagi ibu hamil, bayi, dan anak-anak perlu diperhatikan.

Dia menuturkan bahwa ibu hamil, bayi, dan anak-anak harus diberikan asupan protein yang cukup, seperti ikan, telur dan daging.

“Yang paling penting memang kualitas. Bayi atau ibu hamil harus diberi protein, diberikan ikan, diberi telur,” ujar dia.

Presiden mengingatkan agar bayi dan anak-anak tidak diberi asupan yang tidak semestinya. Jokowi juga meminta agar kader BKKBN dan Posyandu meningkatkan penyuluhan kepada masyarakat.

Presiden menyinggung kasus seorang ibu yang memberikan kopi susu instan kepada bayinya.

“Hati-hati mengenai ini. Maka dari itu, sekali lagi yang namanya penyuluhan penting. Kata ibunya kopi susu sachet ini bermanfaat, karena ada susunya. Hati-hati pada anak, ginjal, jantung itu belum kuat,” kata Presiden Jokowi.

Sumber :  antara

Bayu

Kenali Gejala Tumor Otak Sebelum Terlambat Penanganannya

Previous article

PLN : Pemadaman Listrik Yogyakarta, Kamis, 26 Januari 2023

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in News