Flash Info

Italia Berani Melonggarkan Lockdown 4 Mei

0
Nakes Bantul
Tenaga medis bekerja di tenda dan bangunan darurat yang dibuat untuk membantu sistem perawatan kesehatan di kawasan rumah sakit di Brescia, Italia, Jumat (13/3/2020). Penyebaran wabah virus corona (Covid-19) di Italia cukup signifikan dengan pertumbuhan jumlah kematian pasien yang mencapai 14 persen. Bloomberg - Francesca Volpi

STARJOGJA.COM, Info – Satu demi satu, sejumlah negara mulai memperlonggar kebijakan lockdown (karantina) seperti Vietnam, Selandia Baru, tidak lama Italia juga akan menerapkan kebijakan serupa. dengan Selandia Baru, yakni melonggarkan kebijakan lockdown.

Perdana Menteri Italia Giuseppe Conte mengatakan, langkah melonggarkan lockdown itu akan mulai diberlakukan pada 4 Mei, dengan orang-orang diizinkan mengunjungi kerabat mereka dalam jumlah kecil.

Selain itu, taman, pabrik, dan lokasi pembangunan akan dibuka kembali. Meski demikian sekolah tidak akan memulai kembali kelas hingga September.

Itu terjadi ketika negara itu mencatat jumlah kematian harian terendah dalam beberapa minggu. Ada 260 kematian terkait virus Corona pada hari Minggu, angka harian terendah sejak 14 Maret. Total sekarang di 26.644, tol resmi tertinggi di Eropa.

Langkah pelonggaran lockdown itu disampaikan Conte dalam sebuah siaran di televisi, seperti yang dikutip dari BBC. Ada beberapa kebijakan dalam “fase dua” kebijakan lockdown ini, begitu Conte membahasakannya. Berikut beberapa di antaranya.

  • Orang akan diizinkan untuk bergerak di sekitar wilayah mereka sendiri – tetapi tidak di antara wilayah yang berbeda
  • Pemakaman diatur untuk dilanjutkan, tetapi dihadiri maksimal 15 orang, dan idealnya dilakukan di luar ruangan
  • Atlet individu dapat melanjutkan pelatihan, dan orang dapat melakukan olahraga tidak hanya di sekitar rumah mereka tetapi di daerah yang lebih luas
  • Bar dan restoran akan dibuka kembali untuk layanan takeaway mulai 4 Mei – tidak hanya pengiriman seperti sekarang – tetapi makanan harus dikonsumsi di rumah atau di kantor
  • Penata rambut, salon kecantikan, bar dan restoran diharapkan akan dibuka kembali untuk makan malam mulai 1 Juni
  • Lebih banyak toko ritel yang belum dibuka di bawah langkah-langkah pelonggaran paling awal akan dibuka kembali pada 18 Mei bersama dengan museum dan perpustakaan
  • Tim-tim olahraga juga akan dapat mengadakan pelatihan kelompok mulai 18 Mei
  • Tidak ada pengumuman tentang kemungkinan liga sepak bola Italia Serie A dilanjutkan, bahkan di balik pintu tertutup.

Meski fase II akan dijalankan, Conte tetap mengingatkan bahwa masyarakat Italia harus tetap memperhatikan jarak antarwarganya. Hal ini ia tekankan dengan keras.

“Jika kita tidak menghargai tindakan pencegahan kurva akan naik, kematian akan meningkat, dan kita akan memiliki kerusakan permanen pada ekonomi kita,” kata perdana menteri. “Jika kamu mencintai Italia, jaga jarakmu.”

Menurut data dari Johns Hopkins University of Medicine sendiri, tingkat kasus positif di Italia termasuk yang tertinggi. Yakni mencapai 197.675 kasus positif (tertinggi ketiga di dunia) dengan jumlah kematian mencapai 26.644.

Sumber : Bisnis

Menyapa Warga Wonsan Kim Jong Un Tidak Meninggal?

Previous article

Ini Alasan UNDP Indonesia Puji Jawa Barat Tangani Corona

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Flash Info