Kota Jogja

Wajah Baru Pasar Prawirotaman Jogja

0
pasar Prawirotaman SNI
Progres pembangunan Pasar Prawirotaman yang memadukan pasar tradisional dan pasar kreatif. Salah satu fitur unggulan pasar ini adalah Rooftop Prawirotaman yang diperuntukkan bagi pelaku kreatif. - Harian Jogja/Catur Dwi Janati.

STARJOGJA.COM, Info – Pasar Prawirotaman, Kota Jogja segera dibuka setelah penyempurnaan di beberapa titik. Wajah baru Pasar Prawirotaman memadukan pasar tradisional dengan pasar kreatif seperti di lantai 4 Pasar Prawirotaman ditunjang dengan berbagai fasilitas yang mendukung pengembangan industri kreatif.

Kepala UPT Pusat Bisnis, Disperindag Kota Jogja, Sri Riswanti mengatakan dari 16 sub-sektor industri kreatif, 11 diantaranya akan diwadahi di Pasar Prawirotaman. Hanya saja diakuinya tidak semua 11 sub-sektor berjalan sempurna, namun ada tahapannya.

“Ada fashion, pertunjukan, musik, fotografi, kuliner, kriya, permainan, dan sebagainya,” terang Riswanti dihubungi pada Minggu (9/8/2020).

Baca juga: Los Sementara Pasar Prawirotaman Capai 80 persen

 

Riswanti mengatakan di Lantai 5 atau Rooftop Prawirotaman diharapkan mampu menjadi one stop solutions platform pelaku kreatif dari yang baru lahir sampai Mereka yang membutuhkan pengembangan. Ditambahkannya, bahwa rooftop Pasar Prawirotaman akan mengembangkan konsep-konsep khususnya program Pemkot Gandeng-Gendong.

“Menggandeng dan menggendong dalam konsep pentaheliks yakni korporasi, pemerintah, universitas, masyarakat, komunitas, harapan kami di rooftop akses-akses yang semula berjalan parsial bisa berjalan beriringan,” jelasnya.

Hal itu untuk mewadahi pelaku kreatif baru hingga yang sudah mapan. Co-Working Space sengaja dibangun di Rooftop Pasar Prawirotaman agar digunakan pelaku kreatif baru untuk merumuskan ide dan membangun bisnis.

“Ada Co-working space teman teman bisa membahas bisnis mereka, dipertemukan dengan stakeholders permodalan atau stakeholders untuk meningkatkan kemampuan dengan pelantikan atau couching clinic dengan program pemberdayaan sosial dari berbagai universitas di Jogja,” jelasnya.

Salah satu kendala pelaku industri kreatif yaitu permodalan berusaha diatasi dengan dibangunnya ruang-ruang pembiayaan di Rooftop Pasar Prawirotaman. “Misal para pelaku kreatif membutuhkan akses permodalan, di Rooftop Prawirotaman ada ruang-ruang untuk pembiayaan, Pemkot bekerja sama dengan bank provider yang fokus dan intens mengembangkan pemberdayaan perekonomian,” terang Riswanti.

Rooftop Pasar Prawirotaman juga dilengkapi dengan ruang yang mengurusi layanan perizinan. Berbagai perizinan mulai dari pembuatan NPWP, pembuatan HO, bahkan mengurus pembuatan CV rencananya bisa dilakukan di Rooftop Prawirotaman.

“Harapannya di lantai empat itu terjadilah interaksi yang aktif membangun ekosistem dinamis untuk perekonomian di Kota Jogja,” jelasnya.

Riswanti mengatakan korporasi maupun universitas bisa memilih Rooftop Pasar Prawirotaman sebagai tempat inkubasi program kreatif. Pasalnya Rooftop Prawirotaman dilengkapi dengan meeting room, seminar room, display room, bahkan panggung pertunjukan.

“Pelaku bisa membuat event pameran misalnya komunitas warga punya ecoprint dll, bisa sampai 15 peserta pameran,” jelasnya.

Panggung pertunjukan yang dibangun di Rooftop Pasar Prawirotaman pun dikatakan Riswanti cukup representatif didukung dengan sound system memadai. “Kami akan mengadakan event reguler, beda puisi, puisi stand comedy, pentas musik, wayang kulit kapasitas minim di panggung pertunjukan Prawirotaman,” jelasnya.

Pelaku kreatif yang ingin membuat lagu untuk jingle produk dan sebagainya pun difasilitasi dengan adanya studio musik yang diperuntukkan bagi pelaku kreatif. Mereka dapat melakukan perekaman lagu di studio tersebut.

Letaknya di salah satu pusat wisatawan lokal maupun mancanegara dimanfaatkan untuk wisata melihat Jogja dari gedung tinggi. Riswanti mengatakan Pasar Prawirotaman juga mengusung the highest view sunset in Jogja yang bisa memandang seluruh suasana Jogja arah apalagi di malam hari.

Wakil Walikota Jogja, Heroe Poerwadi pekan lalu meninjau langsung progres pembangunan Pasar Prawirotaman. Heroe menyembutkan masih ada beberapa saran yang harus disempurnakan hingga nantinya akan diserahkan terimakan.

Dia menambahkan Pasar Prawirotaman menjadi paradigma baru pembangunan pasar yang memadukan pasar tradisional dengan pasar ekonomi kreatif yang melewati pasar modern. Pasar Prawirotaman dilengkapi eskalator hingga lift untuk memudahkan mobilisasi pengunjung layaknya mal.

“Ini bisa dipakai ketemu ibu ibu pasar tradisional, begitu kita Bicara pasar kreatif banyak eksekutif muda, mahasiswa wirausaha muda yang terjun. Ini bisa menjadi bagian bagaimana dari pelaku ekonomi kreatif diberikan fasilitas untuk mengembangkan ekonomi kreatif disini,” jelasnya.

Menurut Heroe selama ini pelaku kreatif bekerja di rumah tapi belum mendapat tempat untuk membangun kolaborasi bersama. Harapan Heroe berharap Pasar Prawirotaman akan mempertemukan para pelaku kreatif di Jogja dani internasional.

“Bagian tempat nongkrong tapi produktif,” ujarnya.

 

Sumber : harianjogja

Bayu

Saat Covid-19, Bantul Dikunjungi Ratusan Ribu Wisatawan

Previous article

Penerima Subsidi Gaji Ditambah, Ini Syaratnya

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Kota Jogja