News

Gunung Merapi Mengeluarkan Guguran Lava Pijar 1800 Meter

0
awan Panas Merapi
Gunung Merapi mengeluarkan lava pijar yang terlihat dari Tunggularum, Wonokerto, Turi, Sleman, D.I Yogyakarta, Rabu (7/1/2021). Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) D.I Yogyakarta mencatat pada periode pengamatan Kamis (7/1) pukul 18:00-24:00 WIB Gunung Merapi mengalami guguran lava pijar sebanyak 10 kali dengan jarak luncur maksimum 800 meter ke arah Kali Krasak. - Antara/Andreas Fitri Atmoko.

STARJOGJA.COM, Info – Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyebutkan Gunung Merapi 11 kali mengeluarkan guguran lava pijar pada Rabu (14/7/2021). Guguran lava pijar itu meluncur dengan jarak maksimum sejauh 1.800 meter ke arah barat daya pada Rabu mulai pukul 00.00 sampai 06.00 WIB.

Menurut Kepala BPPTKG, Hanik Humaida, selama periode pengamatan itu Merapi juga mengalami 61 kali gempa guguran dengan amplitudo 4-24 mm selama 17.9-162 detik, 4 kali gempa hembusan dengan amplitudo 3-5 mm selama 11.1-15 detik, serta lima kali gempa fase banyak dengan amplitudo 3-7 mm selama 5.7-7.9 detik.

Pada Rabu pagi, asap berwarna putih juga terpantau keluar dari Gunung Merapi dengan intensitas tebal setinggi 100 meter di atas puncak.

Baca juga : Gunung Merapi Kembali Luncurkan Awan Panas

Sementara pada periode pengamatan Selasa (13/7/2021) pukul 18.00-24.00 WIB, Gunung Merapi tercatat 20 kali meluncurkan guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimum 1.500 meter ke arah barat daya.

BPPTKG masih mempertahankan status Gunung Merapi pada Level III atau Siaga.

Guguran lava dan awan panas Merapi diperkirakan berdampak pada wilayah sektor selatan-barat daya, yang meliputi Sungai Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih.

Apabila terjadi letusan, lontaran material vulkanik dari Gunung Merapi dapat menjangkau radius tiga km dari puncak gunung.

Sumber : Antara

Arteta Sebut Mental Anak Buahnya Kuat Hadapi Pelecehan Rasis

Previous article

Restoran dan Bar di Jepang yang Patuh Prokes Dapat Subsidi

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in News