Kab KulonprogoNews

Wisata di Kulonprogo Tetap Dibuka Saat Libur Akhir Tahun

0
wisata kulonprogo
FOTO : Hafit/ Harian jogja

STARJOGJA.COM, JOGJA – Wisata di Kulonprogo Tetap Dibuka Saat Libur Akhir Tahun. Dinas Pariwisata Kulonprogo menyatakan objek wisata di wilayah ini tetap dibuka saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Dibukanya objek wisata saat libur Nataru diharapkan dibarengi dengan penerapan protokol pencegahan penularan Covid-19 secara ketat dan protokol CHSE (Cleanliness, Health, Safety and Environment).

Kepala Dinas Pariwisata Kulonprogo, Joko Mursito, mengatakan jawatannya telah mengimbau agar sejumlah pengelola objek wisata mampu beradaptasi dengan penerapan PPKM level tiga jelang libur nataru. Pengelola wisata diharapkan tidak terlena setelah dicabutnya PPKM berjenjang.

“Upaya vaksinasi Covid-19 kepada pengelola wisata terus kita lakukan. Pada dasarnya, kami sebagai pelaksana tugas hanya menjalankan perintah terkait dengan regulasi dari pemerintah pusat terkait dengan upaya menekan kasus Covid-19,” ujar Joko dikutip dari harianjogja.com.

Dikatakan Joko, tetap dibukanya sejumlah objek wisata di wilayah bumi binangun tidak terlepas dari upaya Pemkab Kulonprogo dalam mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD) untuk memenuhi target yang telah ditentukan.

“Berdasarkan catatan dari Dinpar Kulonprogo, hingga akhir Oktober 2021, PAD dari sektor pariwisata mencapai 64,22 persen atau setara Rp 2,4 miliar dari target yang ditentukan sebesar Rp 3.8 miliar,” tegas Joko.

Sementara itu, Pemkab Kulonprogo melarang ASN di lingkungan Pemkab setempat untuk bepergian ke luar kota selama libur natal dan tahun baru (Nataru). Bagi ASN yang kedapatan melakukan perjalanan ke luar kota selama libur nataru, Pemkab Kulonprogo akan menyiapkan sanksi.

Bupati Kulonprogo, Sutedjo, mengatakan ASN di lingkungan Pemkab Kulonprogo diharapkan tetap berada di wilayah Kulonprogo untuk menghindari terjadinya penularan Covid-19 saat pergi ke luar kota.

“Kami berharap agar ASN tidak pergi jauh atau mudik saat libur nataru. Kita seyogianya tetap tinggal di daerah. Kalau tidak ada agenda yang penting sekali ya jangan pergi-pergi lah,” kata Sutedjo pada Minggu (28/11/2021).

Dikonfirmasi terpisah, Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulonprogo, Fajar Gegana, mengatakan upaya yang ditempuh oleh jawatannya untuk menekan penyebaran Covid-19 jelang libur Nataru dan sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 62 Tahun 2021 adalah dengan menutup alun-alun Wates selama lima hari.

“Penutupan alun-alun Wates dilakukan pada 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022. Penutupan Alun-alun Wates direncanakan berlangsung selama lima hari hingga satu minggu. Selama ditutup, masyarakat dilarang memasuki kawasan tersebut. Para PKL di sana juga akan dipindahkan ke tempat lain,” ungkap Fajar.

FOTO : Harian Jogja

Rasa Macaron Teraneh yang Pernah Ada di Dunia

Previous article

How And Where To Discover A Email Order Woman With Proficient Mob Firm

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *