Lifestyle

Yuk Waspadai Anxiety di Tempat Kerja

0
Anxiety di Tempat Kerja

STARJOGJA.COM, Kecemasan atau anxiety di tempat kerja semakin menjadi kekhawatiran di dunia profesional yang serba cepat dan penuh tekanan saat ini. Pekerja profesional  percaya bahwa stres berdampak buruk terhadap kinerja pekerjaan mereka, dan hampir setengahnya, sekitar merasakan hal serupa berdampak pada kesejahteraan mental mereka.

Anxiety bisa terjadi karena berbagai hal. Semisal saat Anda merasa cemas karena tenggat waktu yang semakin dekat atau merasa terbebani dengan beban kerja. Karena itu, sangatlah penting untuk memahami dan mengelola perasaan ini demi kesejahteraan mental dan produktivitas secara keseluruhan.

Kecemasan di tempat kerja adalah sebuah tantangan, namun juga dapat dikelola. Dengan mengenali tanda-tandanya, bersikap proaktif dalam melakukan pendekatan, dan memprioritaskan perawatan diri, seseorang dapat menavigasi kompleksitas dunia profesional dengan lebih mudah dan percaya diri.

Peneliti medis menyarankan bahwa jika seseorang bergulat dengan kecemasan di tempat kerja, ada lima hal penting yang perlu diingat:

Akui dan terima kegelisahan​

Sanjay Garg, Konsultan Ilmu Kesehatan Mental & Perilaku, Rumah Sakit Fortis Anandapur, mengatakan langkah Pertama untuk Pemecahan Masalah adalah mengenali Masalahnya.

“Tidak apa-apa untuk merasa cemas. Menyangkal atau menekan perasaan ini sering kali dapat membuatnya semakin parah. Kenali saat Anda merasa kewalahan atau stres dan terimalah bahwa perasaan tersebut wajar. Penerimaan ini adalah langkah pertama menuju mengatasi akar penyebab kecemasan.”

Membangun keseimbangan kehidupan kerja​

Sangat penting untuk memiliki batasan yang jelas antara waktu kerja dan waktu pribadi. Keseimbangan ini memungkinkan pengisian ulang secara mental dan emosional.

Baik itu menetapkan jam kerja tertentu, mengambil istirahat secara teratur, atau memastikan Anda memiliki waktu pribadi di malam hari atau akhir pekan, batasan-batasan ini dapat secara signifikan mengurangi perasaan kewalahan terus-menerus terkait pekerjaan.

Baca juga : 14 Tahun Star FM : Terimakasih Para Mitra

 

Komunikasi terbuka adalah kunci​

Salah satu penyebab stres terbesar adalah perasaan terisolasi karena kecemasan. Berkomunikasi dengan rekan kerja atau atasan ketika merasa terbebani sangatlah bermanfaat. Mereka dapat menawarkan perspektif, solusi, atau sumber daya baru untuk membantu mengelola beban kerja.

Ingat, mencari bantuan bukanlah tanda kelemahan; ini adalah langkah proaktif menuju kesejahteraan mental yang lebih baik.

Latih konsentrasi dan meditasi

Latihan grounding, teknik pernapasan dalam, dan meditasi bisa sangat membantu dalam mengatasi perasaan cemas yang muncul saat itu juga.

Bahkan hanya beberapa menit pernapasan terfokus atau perhatian penuh dapat mengatur ulang pola pikir dan mengurangi perasaan berlebihan.

Carilah bantuan profesional bila diperlukan​

Sadarilah bahwa perasaan cemas, terutama secara terus-menerus, bukanlah tanda kelemahan atau ketidakmampuan. Setiap orang, pada titik tertentu dalam kariernya, menghadapi pemicu stres yang mengganggu kesejahteraan emosionalnya.

Berbicara dengan supervisor, sumber daya manusia, atau mencari konseling profesional dapat bermanfaat.

Sumber :  Bisnis.com

Baca juga : The Gorgeous 14th StarFM 101.3FM 

Wabup Sleman Mendukung Pesantren Menjadi Pilar Pengentasan Kemiskinan

Previous article

Soal Fesyen, Ini Bedanya Gen Z dan Milenial

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Lifestyle