HealthLifestyle

Makan Banyak Saat Sarapan, Bolehkah?

0
Manfaat Makan Malam Lebih Awal

STARJOGJA.COM, Sarapan sering disebut sebagai waktu makan yang paling penting. Sarapan di pagi hari menawarkan banyak manfaat kesehatan untuk tubuh. Tentunya manfaat sarapan ini akan semakin ampuh jika diimbangi dengan menu makanan sehat.

Makan dalam porsi yang besar di pagi hari ternyata memiliki dampak kesehatan untuk tubuh. Tentunya selama makanan yang disantap bernutrisi dan menyehatkan.

Bagi yang sedang diet atau menurunkan berat badan. Kini tak perlu khawatir makan banyak saat sarapan, karena justru porsi sarapan yang besar bisa membantu penurunan berat badan.

Meski memiliki banyak manfaat untuk tubuh, perlu diingat bahwa sesuatu yang berlebihan itu tidak baik. Jadi sah-sah saja makan banyak di pagi hari sesuai kebutuhan asupan kalori tubuh dan memilih makanan yang sehat saat sarapan seperti sayuran dan buah.

Berikut beberapa manfaat makan banyak di pagi hari dilansir dari berbagai sumber

Lebih Fokus di Pagi Hari

Di pagi hari otak butuh asupan lewat sarapan agar bisa bekerja dengan penuh konsentrasi. Selain menambah energi tubuh, sarapan hingga kenyang membantu tubuh menyeimbangkan kadar gula darah setelah tidur berjam-jam.

Kandungan makanan dalam sarapan seperti vitamin, mineral dan asam lemak terbukti dapat meningkatkan fungsi kerja otak di pagi hari. Membuat otak lebih konsentrasi dan fokus saat dipakai bekerja.

Ada banyak menu sarapan sehat yang baik untuk otak. Seperti kopi yang mengandung kafein dan antioksidan untuk meningkatkan aktivitas otak. Kemudian ada sayuran brokoli yang rendah kalori dan juga baik untuk otak.

Memperbaiki Mood

Banyak orang yang tak fokus bekerja dan beraktivitas dalam keadaan lapar dan perut kosong. Di sini lah fungsi rutinnya sarapan di pagi hari. Karena beberapa penelitian menemukan kaitan antara suasana hati seseorang, serta hubungannya dengan kebiasaan sarapan.

Orang-orang yang rutin sarapan cenderung memiliki mood atau suasana hati yang lebih baik di pagi hari. Dibandingkan mereka yang melewatkan sarapan.

Makanan tinggi protein bisa dijadikan pilihan menu sarapan sehat yang mengenyangkan. Kalau tidak punya waktu banyak di pagi hari, bisa konsumsi sarapan sehat praktis seperti buah apel, omelet telur hingga tahu.

Efektif Turunkan Berat Badan

Makan banyak saat sarapan bisa membantu menurunkan berat badan. Tentunya jika makanan yang disantap kaya nutrisi dan serat. Menurut situs Lifehack, dengan makan banyak saat sarapan membuat tubuh lebih lama kenyangnya.

Jika perut sudah kenyang usai sarapan, maka ketika waktu makan siang orang-orang tidak akan makan berlebihan. Serta menekan rasa lapar dan keinginan untuk ngemil, hingga makan junk food.

Lewat penelitian sebelumnya dijelaskan bahwa orang-orang yang makan sarapan dalam porsi sedikit, atau rendah kalori. Kebanyakan akan makan atau ngemil lebih sering.

Rasa Lapar Lebih Terkontrol

Menurut Dokter Melinda Ratini, ahli kesehatan asal Amerika, sarapan bisa jadi cara yang efektif untuk mengurangi rasa lapar ketika diet.

“Makan banyak saat sarapan bisa membantu mengurangi dan menekan rasa lapar sepanjang hari. Tentunya hal ini membantu Anda untuk menurunkan berat badan,” jelas Melinda.

Lewat penelitian yang ada, mereka menemukan bahwa makan banyak saat sarapan berhasil membantu wanita dengan berat badan berlebih memangkas bobot mereka. Terutama bagi wanita dengan kondisi metabolic syndrome.

Di mana metabolic syndrome merupakan kumpulan gejala penyakit yang bisa menyerang seseorang.

Baik untuk Metabolisme Tubuh

Dilansir dari Yahoo Life (08/03), lewat sebuah studi yang diterbitkan The Journal of Clinical Endocrinology & Metabolism pada tahun 2020 lalu. Menunjukkan bahwa orang-orang yang menyantap makanan tinggi kalori, diimbangi dengan makan malam rendah kalori. Memiliki metabolisme yang lebih cepat dalam mencerna makanan.

Dibandingkan dengan orang-orang yang makan sarapan berkalori rendah, dan makan malam tinggi kalori. Lewat studi ini beberapa peneliti bisa mengukur metabolisme seseorang, melalui melalui thermogenesis yang diinduksi oleh diet tubuh (DIT).

Mereka menemukan bahwa meski orang-orang menyantap makanan dengan jumlah kalori yang sama. Orang-orang yang makan banyak saat sarapan memiliki kadar DIT 2,5 kali lebih tinggi dibandingkan peserta lainnya. Hal ini lah yang memicu tubuh dalam menurunkan berat badan.

Baca juga : Star Insight April

Jadwal Pemadaman Listrik DIY, Kamis 16 Mei 2024

Previous article

IF: Imaginary Friends, Film Terbaru dari Ryan Reynolds

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Health