Kencantikan Alami Akan Jadi Tren Makeup 2019

0
tren Makeup 2019
tren Makeup 2019 (foto : Widya P)

STARJOGJA.COM, Jakarta – Setiap wanita tentu peduli dengan kesehatan kulit dan ingin menjadi cantik. Tahun 2019 ini kami akan rangkumkan untuk anda, beberapa tren baru di dunia kecantikan khususnya tren Makeup 2019.

Sejumlah kalangan di industri kecantikan menilai bahwa tren makeup 2019 akan disemarakkan dengan tema “Effortless Beauty”. Kesan alami dan glowing dengan cara yang praktis ini, akan menjawab kebutuhan kalangan milenial yang memiliki gaya hidup aktif, dinamis, dan serba praktis. Popularitasnya makin meroket, tidak lain karena dibantu dengan maraknya tutorial dan review dari para vloggers dan bloggers di kanal media sosial.

Direktur Marketing PT Mustika Ratu Tbk., Bella Silalahi mengatakan bahwa riasan makeup dasar diperkirakan akan lebih fokus untuk memberikan efek glossy atau mulus dan glowing pada kulit wajah. Peran foundation akan beralih dari tipe matte ke tipe dewy look atau terlihat berembun yang berkesan lembab dan lembut pada kulit, sehingga hasil akhir yang muncul adalah smooth coverage dan membuat kulit terlihat lebih sempurna.
“Teknik contour dan highlight tetap menjadi tren untuk menambah kesan glowing pada kulit,” ujar Bella.

Baca Juga : Ibu hamil jangan pakai kosmetik sembarangan

Untuk riasan mata, lanjut Bella, mengarah ke warna-warna nude atau warna kulit, pastel, white shades dan gold. Shimmer dan glitter juga akan lebih banyak digunakan untuk menambah kesan bersinar. Tren ‘Graphic Eyes’ dengan permainan eyeliner dan mascara yang lebih eksotis juga diperkirakan akan populer di tahun ini.

Sementara itu, riasan bibir akan mengarah ke glossy atau gel look menggantikan warna matte yang digandrungi beberapa tahun belakangan.

“Warna-warna lipstik lebih ke pink, magenta, dan red.”

Pergeseran tren itu juga diakui oleh Corporate Creative & Innovative Director Martha Tilaar Group, Kilala Tilaar. Jika sebelumnya makeup cenderung diaplikasikan secara tebal, tren Makeup 2019 ini diprediksi bahwa para pengguna makeup akan mulai menunjukkan kepeduliannya terhadap kesehatan kulit dengan meminimalisir penggunaannya.

Untuk pilihan warna yang diplot sebagai tren Makeup 2019, Martha Tilaar Group baru akan mengumumkannya pada awal Januari melalui brand Sariayu.

“Tunggu tanggal mainnya saja, kami sudah siapkan dengan tren dunia. Namun memang warna-warnanya kalau mau kulit sehat tentu akan menggunakan warna-warna tanah, netral masih akan bagus”.

Jika mengikuti tren dunia, benang merahnya adalah pada warna oranye, warna yang dikeluarkan oleh Pantone maupun Intercolor, sebuah platform yang diinisiasi oleh pakar warna internasional dari berbagai disiplin yang mewakili asosiasi nasional dan konsultan dalam industri kosmetik, otomotif, tekstil, mode dan desain produk.

Dari situlah akhirnya tercipta sebuah tren warna yang akan disosialisasikan untuk dipakai sebagai acuan tren warna dunia di industri kosmetik, otomotif dan tekstil.

Martha Tilaar Innovation Center sendiri pun, sebelumnya terpilih menjadi bagian dari Intercolor.

Sariayu Color Trend 2019 akan mengadaptasi budaya dan tren yang sedang hits di Tanah Air sekaligus mempertimbangkan kondisi kulit orang Indonesia pada umumnya. Kilala menyebut akan mengeluarkan 2 koleksi eyeshadow, lip tint dan lip cream, namun sayangnya masih tetap merahasiakan warna-warna yang akan dimunculkan.

“Kalau untuk lipstik, matte masih oke masih besar pasarnya. Meskipun sekarang mulai ke arah glossy, satin dan lip tint. Tetapi matte masih primadona,”.

Menurutnya, warna lip cream dan matte cocok untuk pangsa Indonesia karena formulanya yang meng-cover warna dan menambah dimensi bibir.

Sementara itu, PR Manager The Body Shop Indonesia, Ratu Maulia Ommaya melihat adanya perubahan permintaan dari pelanggan. Menurutnya, konsumen akan fokus ke perawatan kulit terlebih dahulu, baru kemudian berbelanja makeup.

The Body Shop Indonesia memprediksi bahwa pada tahun 2019, pelanggan akan mengarah pada kombinasi kosmetik dengan tampilan matte dan dewy. Selain itu, konsumen akan lebih banyak mengeksplorasi apa yang mereka inginkan dengan kombinasi tampilan tersebut.

Konsumen dengan kulit berminyak cenderung memilih makeup matte, mulai dari foundation hingga lipstik, sementara konsumen dengan kulit kering, mereka cenderung memilih makeup yang dewy, sehingga tampilan terlihat lebih segar.

“Produk foundation matte kami laris manis tahun ini. Mungkin dipengaruhi oleh pelanggan usia puber yang wajahnya berminyak, sehingga mereka memilih makeup matte yang membuat wajah tidak lagi berminyak dan poreless,” ujar Ratu Maulia.

Untuk lipstik, tuturnya, di awal tahun 2018 memang tidak bisa dipungkiri bahwa tampilan matte menjadi tren. Namun di pertengahan tahun mulai muncul trend glossy. Belakangan, lanjutnya, sudah ada perpaduan keduanya yaitu velvety yang tidak kelihatan glossy, namun tidak matte.

“Jadi ketika kita menggunakannya bibir kelihatan lebih sehat.”

Adapun untuk riasan mata, masih disukai tampilan natural, seperti cokelat muda. Namun untuk acara spesial, tampilan smokey menjadi pilihan. Selain itu, beberapa konsumen banyak yang mulai berani dengan memilih warna-warna biru, kuning, hijau, dan merah bata.

Walaupun kabarnya warna maroon dan pink fuschia akan menjadi tren tahun depan, namun The Body Shop memprediksi arah trend cenderung ke warna peach, warna yang lebih segar dan tampilannya tidak color-blocking, sehingga memberikan efek mata dan pipi kelihatan lebih sehat dan merona.

Carolina Septerita, Chief of Team Art Wardah menambahkan bahwa tren kosmetik untuk ke kantor lebih fokus pada lipstik dengan warna-warna earth tone dan eyeliner alami. Adapun untuk makeup pesta tampilannya memang lebih ekspresif.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here