Kota JogjaNews

Tembus 115 Kasus, DIY Belum Akan Ajukan PSBB

0
level ppkm diy
Kadarmanta Baskara Aji Sekda DIY (Arif M)

STARJOGJA.COM, JOGJA – Meski pasien positif Covid-19 di DIY sudah mencapai 115 pada Senin (5/4), namun DIY belum erencana mengajukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Untuk saat ini DIY masih akan memaksimalkan pelaksanaan rapid diagnostic test (RDT) secara massal.

Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji menjelaskan, Wagub DIY selaku Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 telah memberikan surat kepada tiga kabupaten untuk melakukan rapid test massal guna mengetahui dengan cepat sejauh mana penularan terjadi di kabupaten kota terutama di wilayah yang sudah ditemukan penularan ke generasi ketiga.

Hasil RDT ini merupakan bagian dari referensi untuk memutuskan langkah apa selanjutnya yang akan diputuskan.

Baca juga : Kunci Sukses PSBB, Masyarakat Harus Disiplin

“Kalau ketahuan positif dari rapid tes bisa bisa segera ditangani karena sekarang sudah banyak kecendeurngan orang tanpa gejala apa-apa tetapi sebetulnya positif, ini kan harusnya ada penggobatan,” katanya Senin (4/5).

Ia menambahkan RDT yang telah diberikan kepada kabupaten dan kota hingga saat ini stoknya masih ada. Namun jika nanti ada yang kekurangan bisa mengajukan penambahan ke provinsi sesuai dengan kebutuhan.

Pihaknya yang dilakukan RDT ini, lanjutnya, diupayakan untuk diperluas dari sebelumnya orang yang hanya kontak tetapi juga wilayah sekitar meski tidak kontak secara langsung. Mengingat saat orang dilakukan RDT pertama belum bisa memastikan hasilnya positif atau negatif.

“[RDT] Sudah kami berikan ke kabupaten dan kota dan yang sudah dibagikan itu belum habis, kalau nanti kurang bisa hubungi untuk minta tambahan sesuai kebutuhan,” ucapnya.

Baskara Aji menegaskan hingga saat ini DIY belum mengajukan PSBB ke Pusat. Untuk menentukan PSBB atau tidak, Ia mengatakan tidak bisa diputuskan sepihak oleh Pemda DIY, tetapi harus melalui pembahasan Forkopimda kabupaten dan kota. Karena nanti ada konsekuensi terhadap PSBB itupun usulannya belum tentu disetujui Pemerintah Pusat.

Sumber : JIBI/Harianjogja.com

Arif Mujiono

Ketua DPR Sebut Gotong Royong Bisa Atasi Pandemi Covid-19

Previous article

BBM Lebih Mahal Dari Malaysia, Vietnam dan Myanmar, Ini Kata Pemerintah

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Kota Jogja