News

Tampil dengan BTS, Nama Jokowi Trending

0
BTS menyewa Bandara Incheon
BTS (Getty Images)

STARJOGJA.COM, Info – Presiden Joko Widodo atau Jokowi tengah diperbincangkan di media sosial karena akan tampil dengan Bangtan Boys atau dikenal BTS. Nama “Pak Jokowi” ditwit oleh lebih dari 13.000 warganet di Twitter setelah diketahui untuk pertama kalinya akan bergabung bersama Kepala Negara lain untuk berbicara di depan Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (SMU PBB) Ke-75.

Yang menghebohkan, grup musik BTS juga akan menjadi pembicara dalam pertemuan tingkat tinggi yang berlangsung pada 22 – 29 September 2020 itu.

Baca Juga : Fans BTS Asal Turki 15 Tahun Bunuh Diri

“Bapak Presiden @Jokowi akan bergabung bersama Kepala Negara lain dan berbicara di depan Sidang Umum PBB ke-75 #UN75. Dimana BTS juga akan menjadi salah satu pembicara,” tulis akun @ARMYTEAMIDN, Selasa (22/9/2020).

Diberitakan Bisnis sebelumnya, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan bahwa Presiden Jokowi akan menyampaikan pernyataannya pada 23 September sekitar Pukul 07.30 pagi waktu Jakarta.

Tak sendirian, sejumlah menteri juga akan menyampaikan pidato secara virtual.

Retno mengatakan selain dirinya, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak I Gusti Ayu Bintang Darmawati akan berpartisipasi dalam rangkaian sidang tersebut.

“Partisipasi Indonesia pada SMU ke-75 ini akan digunakan untuk menyampaikan pesan-pesan penting antara lain pentingnya terus memajukan kerja sama internasional dan solidaritas global bagi penanganan pandemi baik di sektor kesehatan maupun dampak sosial ekonomi yang menyertai,” ungkapnya dalam press briefing beberapa waktu lalu.

Sementara itu, grup musik BTS sebelumnya sudah pernah menjadi pembicara di pertemuan tingkat tinggi PBB pada 2018 atas undangan dari Unicef untuk mengkampanyekan tentang mencintai diri sendiri atau “Love Myself”.

Pada kampanye Love Myself tersebut, menyatakan bahwa semua potensi manusia berasal dari mencintai dan menghargai diri sendiri. Selain itu, kampanye tersebut juga bertujuan untuk mengakhiri kekerasan terhadap anak-anak di seluruh dunia.

Dari kampanye tersebut, Unicef berhasil mengumpulkan dana lebih dari US$1 juta.

Bayu

IDI Sikapi Kasus Harian Covid-19 Tembus 4 Ribu

Previous article

Israel Menyatakan Status Darurat Covid-19

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in News